Bertanggung Jawab atas Penyerangan di Nabire, TPN-PB Klaim Tewaskan Dua Aparat dan Rampas 4 Senjata Api

  • Bagikan

Tabloidbnn.info.Timika,– Kelompok bersenjata yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB) bertanggung jawab atas penyerangan PT Kristalin Eka Lestari, Sabtu (21/2)

Klaim tersebut disampaikan melalui siaran pers Manajemen Markas Pusat Komando Nasional TPN-PB yang diterima dari juru bicara Sebby Sambom.

Dalam siaran persnya, TPN-PB menyebut penyerangan dilakukan oleh pasukan yang dipimpin Aibon Kogoya bersama anggotanya di Jalan Musairo, Kampung Biha, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

TPN-PB juga mengklaim dalam insiden penyerangan tersebut mereka berhasil menewaskan. lebih dari dua aparat militer Indonesia.

Selain itu TPN-PB juga mengklaim mereka berhasil merampas empat senjata api yang terdiri dari tiga senjata laras panjang dan satu pistol milik aparat militer Indonesia.

Menurut TPN-PB, aparat yang menjadi sasaran disebut sedang melakukan pengamanan di area perusahaan PT Kristalin Eka Lestari di wilayah Lagari.

Kelompok tersebut juga menyatakan terjadi kontak senjata lanjutan saat aparat keamanan melakukan proses evakuasi korban.

Dalam baku tembak tersebut, TPN-PB mengklaim tidak ada korban dari pihak mereka.

Dalam siaran pers itu, TPN-PB juga meminta aparat keamanan Indonesia tidak melakukan penyisiran, penangkapan, maupun tindakan kekerasan terhadap warga sipil yang disebut tidak terlibat dalam insiden tersebut.

Pernyataan tersebut ditandatangani oleh sejumlah pimpinan TPN-PB, antara lain Panglima Tinggi Goliath Tabuni, Wakil Panglima Melkisedek Awom, Kepala Staf Umum Terianus Satto, serta Komandan Operasi Umum Lekagak Telenggen.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari aparat TNI maupun kepolisian terkait klaim yang disampaikan TPN-PB. (mas)

Penulis: RedaksiEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *