Tabloidbnn.info. Palu. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Yandri Susanto minta kades dan lurah di Sulawesi Tengah (Sulteng) berperan aktif menyukseskan program Pos Bantuan Hukum (Posbankum) dan Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar).
Hal ini disampaikan Meteri Yandri dalam Peresmian Posbankum Desa/Kelurahan dan pembukaan pelatihan paralegal Desa/Kelurahan di Kantor Gubernur Sulteng, Rabu (4/2/2026).
Dia meinta adanya kolaborasi dari seluruh pihak, karena kolaborasi semua pihak ini bertujuan agar setiap upaya pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Ini cara negara hadir untuk memastikan, menguraikan semua masalah ada solusinya. Mohon dukungan kolaborasi para kepala Desa agar ini benar-benar terasa, bermanfaat dari hulu ke hilir, terutama untuk masyarakat desa,” ujar Menteri.
Kita bukan superman kata Yandri melanjutkan, kita ini superteam, jadi kita harus bersama-sma menghadapi semua persoalan, termasuk memamfaatkan semua potensi dan dan peluang yang ada.
“Maka kita deklarasikan Desa Bersinar dan meresmikan Posbankum. Ini salah satu cara negara hadir di tengahmasyarakat,” ujarnya.
Sebagaiman diketahui, Posbankum dan Desa Bersinar merupakan program strategis guna memperkuat tata kelola desa serta menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, sadar hukum, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Maka dari itu, melalui Posbankum ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh pendampingan, konsultasi, serta edukasi hukum secara mudahdan terjangkau.
Selain itu, program Desa Bersinar adalah langkah konkret dalam mencegah dan menekan peredaran serta penyalahgunaan narkoba di wilayah pedesaan.
Desa memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan narkoba melalui edukasi, pengawasan lingkungan, dan pemberdayaanmasyarakat.
Maka kata menteri Yandri, program yang digagas di bawah naungan Kementerian Hukum ini patut diapresiasi karena menempatkan warga sebagai subjek hokum dengan perlindungan yang malsimal.
“Persoalan di desa itu banyak. Maka kami terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya ke Pak Menhum yang telah melahirkan gagasan ini,” tambah Kemendes PDT itu.
Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas pun membalas ucapan terima kasih kepada setiap pihak, termasuk para kepala desa dan lurah. Menurut menteri hukum, standar kesuksesan program baik ini tidak akan terwujud tanpa keterlibatan seluruh mitra.
“Di hadapan bapak Ibu semua, saya ucapkan terima kasih dari lubuk hati paling dalam. Ini adalah karya kita bersama. Ini adalah karya Kemendes, Kemendagri, karya daerah, desa, kelurahan, Kementerian Hukum untuk Indonesia yang sangat kita cintai ini,” terang kader partai Gerindra itu.
Hal itu disampaikan menteri Supratman di depan para kepala desa dan lurah se-Sulteng yang beberapa di antaranya dianugerahi penghargaan Desa Bersinar, dimana tampak juga kepala BNN, Komjen Suyudi Ario Seto, Gubernur Anwar Hafid, dan Kepala BPI, Mulyadin Malik. (asm/hsr/hl)












