Tabloidbnn.info | Aceh Tamiang – Pertamina EP Rantau Field bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) menggelar acara Supplier Local Forum Field Rantau di Wisma Jeumpa, Kompleks Pertamina Rantau, Aceh Tamiang, pada Senin (17/11).
Kegiatan Tersebut Mengangkat tema “Mitra Lokal, Pilar Kemandirian Energi Nasional,” dengan melibatkan 33 mitra usaha dengan tujuan utama memperkuat kolaborasi, integritas, profesionalisme, dan kredibilitas.
Field Manager (FM) Pertamina EP Rantau, Tomi Wahyu Alimsyah, menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan dan kontribusi krusial seluruh mitra usaha dalam mendukung keberhasilan operasi perusahaan.
”Keberhasilan PEP Rantau Field dalam menjalankan industri migas tidak lepas dari sinergi dan kerja sama yang solid antara seluruh mitra usaha dan para pemangku kepentingan,” ujar Tomi dalam sambutannya.
Ia menekankan bahwa kolaborasi yang telah terjalin harus ditingkatkan agar semakin profesional, tangguh, transparan, serta adaptif terhadap dinamika industri, dengan menjunjung tinggi integritas dalam setiap aktivitas operasional.
Dalam rangka memperkuat nilai ekonomi di wilayah operasional, Tomi Wahyu Alimsyah juga dengan tegas menginstruksikan seluruh mitra usaha untuk memberdayakan masyarakat lokal sebagai pekerja tanpa adanya kutipan atau praktik pungutan liar (pungli).
Penekanan ini disampaikan menyusul informasi yang diterima manajemen saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRK Aceh Tamiang mengenai adanya indikasi praktik tidak sesuai aturan dalam proses penerimaan tenaga kerja melalui mitra usaha.
“Saya ingin menekankan bahwa seluruh kegiatan operasional harus berjalan secara berintegritas, transparan, dan bebas dari praktik penyuapan,” tegasnya.
“Jika ada informasi (pelanggaran), laporkan kepada kami, dan akan ada sanksi tegas yang diberikan.”
Sebagai komitmen nyata dalam mendukung penerimaan pajak daerah, Tomi juga mengimbau seluruh mitra usaha yang beroperasi di wilayah Aceh Tamiang untuk menggunakan kendaraan operasional berpelat Aceh Tamiang.
”Kendaraan operasional PEP Rantau Field seluruhnya sudah menggunakan pelat Aceh Tamiang. Bagi kendaraan operasional Bapak dan Ibu yang belum berpelat Aceh Tamiang, mohon segera dimutasikan selambat-lambatnya satu bulan kedepan,” imbaunya.
Ia menegaskan bahwa nilai AKHLAK (Amanah, Kompetensi, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) harus menjadi panduan utama dalam hubungan kerja dengan mitra, karena kolaborasi adalah kunci bisnis berkelanjutan.
Representative PT Patra Drilling Contractor, Ridho Fernanda, yang turut bekerja sama dengan mitra lokal dalam operasional PEP Rantau, menyambut baik kegiatan ini.
”Forum ini sangat bermanfaat untuk menyamakan visi antara PEP Rantau Field dengan para mitra usaha, apalagi banyak pembahasan krusial seperti tenaga kerja lokal,” kata Ridho.
Ia menambahkan bahwa saat ini, hampir seluruh tenaga kerja mereka di lapangan merupakan putra-putri terbaik di Aceh Tamiang dan pihaknya telah menerapkan penggunaan kendaraan operasional pelat Aceh Tamiang.
Supplier Local Forum Field Rantau ini menjadi wadah komunikasi strategis bagi Pertamina EP Rantau Field dan mitra usaha lokal dalam memperkuat sinergi, kolaborasi, dan integritas demi mendukung kelancaran operasi yang berkelanjutan.












