Seorang Wartawan Dianiaya di Perumnas II Waena, Polisi Dalami Kasus Curas

  • Bagikan

Aparat Polsek Heram mengamankan barang bukti sebilah parang dalam kasus dugaan curas di Perumnas II Waena.

Tabloidbnn.info.Jayapura, – Aparat Kepolisian Resor Kota Jayapura Kota melalui jajaran Polsek Heram bergerak cepat menangani dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi Sabtu (21/2/2026) di Kompleks Kampung Buton Perumnas II, Kelurahan Yabansai, Distrik Heram.

Peristiwa tersebut mengakibatkan korban bernama Miki (31) dan terduga pelaku berinisial LY sama-sama mengalami luka dan saat ini menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kapolsek Heram Iptu F. Andri Rihulay saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.
Kapolsek Heram Iptu F. Andri Rihulay menjelaskan, korban diketahui berprofesi sebagai wartawan dan mengalami luka robek di bagian kepala, luka lecet pada kedua lutut, serta luka robek di tangan kanan. Korban kini dirawat di RS Dian Harapan Waena.

Sementara terduga pelaku LY juga mengalami luka di bagian kepala dan mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara Jayapura.

“Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, peristiwa bermula saat korban bersama rekannya yang merupakan saksi di TKP berboncengan menggunakan sepeda motor dari arah Expo Waena menuju Kompleks Kampung Buton. Setibanya di lokasi, keduanya dihadang terduga pelaku yang memegang sebilah parang dan meminta barang-barang milik korban dan saksi secara paksa,” ujarnya.

Iptu Andri menjelaskan, karena merasa terancam, korban dan saksi berusaha menyelamatkan diri. Namun terduga pelaku diduga mengayunkan parang ke arah korban sehingga terjadi perkelahian. Dalam kejadian tersebut korban mengalami luka akibat senjata tajam.

Saksi kemudian membantu korban dan berupaya melumpuhkan pelaku serta mengamankan senjata tajam tersebut. Korban selanjutnya dibawa ke RS Dian Harapan untuk mendapatkan perawatan medis.
Warga yang melintas menemukan pelaku dalam kondisi tidak sadarkan diri dan melaporkan kejadian itu ke Pos Patmor Heram. Petugas piket yang dipimpin Brigpol Tri Purba segera menuju lokasi dan mengevakuasi pelaku ke RS Bhayangkara.

Anggota Polsek Heram yang menerima informasi langsung mendatangi TKP, melakukan pengecekan kondisi korban, mengamankan barang bukti berupa sebilah parang, serta melakukan pemeriksaan awal terhadap saksi.
Kapolsek menambahkan, langkah-langkah yang telah dilakukan diantaranya menerima laporan, mendatangi TKP, mengevakuasi pelaku ke RS Bhayangkara, mengecek kondisi korban di RS Dian Harapan, mengamankan barang bukti, serta melakukan pemeriksaan saksi.
“Saat ini Unit Reskrim Polsek Heram masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mendalami motif pelaku serta memastikan konstruksi hukum dalam perkara tersebut sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tuturnya.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen saat dihubungi menegaskan, pihaknya akan menangani kasus ini secara profesional, objektif dan transparan.
“Kami tidak mentolerir segala bentuk tindak pidana, khususnya pencurian dengan kekerasan yang membahayakan keselamatan jiwa. Saat ini korban dan terduga pelaku sama-sama mendapatkan perawatan medis, sementara penyidik masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk menentukan proses hukum selanjutnya secara objektif dan transparan,” katanya.

Fredrickus juga mengimbau kepada keluarga korban maupun keluarga terduga pelaku agar tetap menahan diri dan mempercayakan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada Kepolisian.

“Kami mengimbau kepada keluarga korban maupun keluarga terduga pelaku untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi. Serahkan sepenuhnya proses hukum kepada Kepolisian. Kami menjamin penanganan perkara ini dilakukan secara profesional sesuai prosedur yang berlaku,” tuturnya.

Kapolresta turut mengajak seluruh masyarakat menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif serta segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila mengetahui potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
“Peran aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan. Mari kita bersama menciptakan Kota Jayapura yang aman dan damai,” tuturnya. (hsb)

Penulis: RedaksiEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *