Tabloidbnn.info. Pematang Siantar | –Seorang warga demi menjaga ketertiban lingkungan berujung petaka. Benny Prayogo, warga Kecamatan Siantar Utara, menjadi korban penganiayaan setelah menegur pesta minuman keras yang berlangsung hingga larut malam di sebuah rumah di Komplek Villa Sriwijaya, Pada Minggu 22 Februari 2026 (malam).
Menurut keterangan korban, kegiatan minum-minuman keras sudah berlangsung sejak sore hari dan sempat menimbulkan keramaian. Meski sebagian tamu mulai berkurang menjelang malam, suara tawa keras dan aktivitas di dalam rumah masih terus berlanjut hingga sekitar pukul 00.00 WIB.
“Sebelumnya saya sudah menyampaikan ke satpam komplek agar nanti diingatkan supaya kegiatan dihentikan tepat tengah malam. Namun sepertinya tidak diindahkan,” ujar Benny.
Merasa terganggu, korban kemudian mendatangi rumah tersebut dan menegur secara sopan. Beberapa orang yang berada di lokasi disebut merespons dengan baik bahkan sempat meminta maaf. Namun, salah satu pelaku justru tersulut emosi.
“Pelaku langsung mengambil botol bir kosong, mencekik leher korban, dan mendorong hingga hampir terjatuh. Korban yang refleks melakukan perlawanan justru kembali diserang. Pelaku kemudian memukul kepalaku korban berkali-kali menggunakan botol bir hingga mengalami luka robek di bagian kepala.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka terbuka dan harus menjalani perawatan medis dengan lima jahitan di bagian kepala.
Usai kejadian, Benny langsung mendatangi Polsek Siantar Utara untuk membuat laporan resmi serta meminta pendampingan visum. Laporan penganiayaan tersebut kini telah diterima dan korban juga telah memberikan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
“Mulianto Acong dia bendahara Ormas di Sumut bang entah masih aktif enggak tau mudah mudah polisi bisa cepat melakukan penangkapan pelaku,” Tutupnya.
Post Views: 11