Tabloidbnn.info. OKU Timur. Momentum penyambutan Kepala Kejaksaan Negeri OKU Timur menjadi ruang strategis untuk menegaskan komitmen kolaborasi antarlembaga dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang taat hukum. Kegiatan silaturahmi yang digelar Pemerintah Kabupaten OKU Timur di Balai Rakyat, Rabu (24/02/2026), tidak sekadar seremoni, melainkan penanda awal konsolidasi kelembagaan antara eksekutif daerah dan aparat penegak hukum.
Kepala Kejaksaan Negeri OKU Timur, Dennie Sagita, S.H., M.H., hadir bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Nyi Nida Dennie Sagita dan disambut langsung oleh Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., didampingi Ketua TP PKK dr. Sheila Noberta, S.pA., M.Kes., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan OPD, dan instansi vertikal.
nn
Dalam forum tersebut, Bupati Enos menekankan pentingnya kesinambungan kerja sama antara pemerintah daerah dan Kejaksaan Negeri, khususnya dalam memastikan stabilitas hukum dan ketertiban sosial.
“Pemerintah daerah berharap sinergi dan kolaborasi dengan Kajari yang baru beserta seluruh jajaran Kejari OKU Timur dapat terus terjaga, sehingga tercipta kondisi masyarakat yang semakin tertib, sadar hukum, dan kondusif,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi komitmen Kajari dalam mengedepankan pendekatan yang menyentuh sisi kemanusiaan. Menurutnya, upaya penegakan hukum yang dilakukan secara humanis akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Mudah-mudahan dengan sinergi yang baik, OKU Timur akan semakin maju dan berkembang,” tambahnya.
Sementara itu, Kajari OKU Timur Dennie Sagita, S.H., M.H., menyampaikan rasa hormat dan apresiasinya atas sambutan hangat dari jajaran Pemerintah Kabupaten OKU Timur. Ia menuturkan bahwa penugasan ini merupakan amanah keduanya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri yang akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kajari Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung. Dalam penugasan di OKU Timur, ia menegaskan akan lebih mengedepankan langkah-langkah pencegahan.
“Tugas utama kami adalah berkolaborasi dalam penegakan hukum. Saya ingin mewujudkan dua misi, yakni penegakan hukum sekaligus pencegahan. Sebagai bagian dari Forkopimda, saya akan mengedepankan langkah preventif, khususnya terkait dugaan tindak pidana korupsi,” tegasnya.
Penekanan pada aspek preventif tersebut selaras dengan kebutuhan penguatan sistem pengawasan dan pendampingan hukum terhadap program strategis daerah. Sinergi ini dinilai krusial agar setiap kebijakan pembangunan berjalan sesuai koridor regulasi, transparan dalam perencanaan, serta akuntabel dalam pelaksanaan dan pertanggungjawaban anggaran.
Sebagai bagian dari penghormatan adat, dalam kesempatan itu turut disematkan gelar kepada Kajari OKU Timur Dennie Sagita, S.H., M.H., dengan Jajuluk Sutan Nata Hukum Telu, serta kepada Ketua IAD Nyi Nida Dannie Sagita dengan gelar Ratu Indoman Telu.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama sebagai simbol penguatan komunikasi dan koordinasi lintas sektor di Kabupaten OKU Timur. (Novriansyah)












