Tabloidbnn.Timika,– Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan memfokuskan perluasan jaringan air bersih di sejumlah wilayah dalam kota pada tahun anggaran 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan air minum kepada masyarakat yang belum teraliri secara optimal.
Kepala Dinas PUPR Mimika, Inosensius Yoga Pribadi melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Bonifasius Saleo, menjelaskan pengembangan jaringan air bersih akan difokuskan di beberapa kawasan padat penduduk, terutama di wilayah Distrik Mimika Baru, Distrik Wania, serta sejumlah titik lainnya termasuk kawasan SP-13, Distrik Kuala Kencana.
Menurutnya, perluasan jaringan tersebut merupakan bagian dari program penguatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.
“Untuk Tahun 2026, pengembangan jaringan difokuskan di wilayah dalam kota seperti Mimika Baru, Wania, serta beberapa titik termasuk SP-13,” ujarnya, Jumat (27/2).
Ia menjelaskan, perluasan jaringan air bersih nantinya dilakukan melalui pembangunan jaringan pipa distribusi dan penambahan sambungan rumah (SR) bagi masyarakat.
Namun jumlah sambungan rumah yang akan direalisasikan masih menunggu kepastian pagu anggaran yang akan ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
“Setelah ada kepastian anggaran, baru bisa ditentukan berapa jumlah rumah yang akan mendapat sambungan baru,” jelasnya.
Selain pengembangan jaringan baru, pemerintah daerah juga tetap melakukan pemeliharaan terhadap instalasi air yang telah terpasang untuk memastikan layanan tetap berjalan.
Saat ini pendistribusian air bersih kepada pelanggan yang telah tersambung dilakukan dua kali sehari, yakni pada pagi dan sore hari dengan durasi sekitar dua jam.
Menurutnya, meski masih terdapat beberapa wilayah yang belum teraliri air karena proses penyambungan dilakukan secara bertahap, pemerintah memastikan rumah yang telah resmi tersambung dengan jaringan tetap menerima layanan sesuai jadwal.
Pemkab Mimika berharap melalui perluasan jaringan air bersih di sejumlah wilayah tersebut, akses masyarakat terhadap air minum yang layak dapat terus meningkat secara bertahap.(mas)












