Tabloidbnn.info. TIMIKA,– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki tata kelola pengelolaan lingkungan dan sistem ketenagakerjaan di sektor kebersihan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala DLH Mimika, Jefri Deda, saat memberikan keterangan terkait berbagai persoalan yang belakangan menjadi sorotan publik, khususnya mengenai pelayanan kebersihan dan pengelolaan sampah di wilayah Timika dan sekitarnya.
Menurut Jefri Deda, pihaknya tetap berpegang pada prinsip **pengelolaan ketenagakerjaan yang profesional, transparan, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku**. Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil oleh DLH Mimika selalu mengacu pada aturan hukum serta mekanisme administratif yang telah ditetapkan pemerintah.
“Pada prinsipnya, DLH Mimika tetap berkomitmen untuk menjalankan tata kelola ketenagakerjaan secara profesional. Semua proses dan kebijakan yang berkaitan dengan tenaga kerja akan dilakukan sesuai dengan mekanisme dan aturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Jefri.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa pihak DLH Mimika berupaya menjaga stabilitas pelayanan kebersihan di tengah berbagai dinamika yang terjadi, termasuk berbagai aspirasi dan kritik yang disampaikan oleh para petugas kebersihan maupun masyarakat.
### Fokus Pembenahan Sistem Pengelolaan Sampah
Selain menanggapi persoalan ketenagakerjaan di lingkungan dinasnya, Jefri Deda juga menyoroti salah satu isu strategis yang selama ini menjadi perhatian pemerintah daerah, yakni kondisi **Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Distrik Iwaka**.
TPA Iwaka merupakan fasilitas utama yang digunakan untuk menampung dan mengelola sampah dari wilayah Kota Timika dan beberapa kawasan sekitarnya. Seiring meningkatnya jumlah penduduk serta aktivitas ekonomi di Mimika, volume sampah yang masuk ke TPA tersebut juga terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.
Kondisi tersebut, menurut Jefri, menuntut adanya langkah pembenahan yang serius agar sistem pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif dan ramah lingkungan.
Karena itu, pada tahun 2026 ini pemerintah melalui DLH Mimika berencana melakukan **rehabilitasi serta penimbunan pada area TPA Iwaka** sebagai bagian dari program penataan ulang sistem pengelolaan sampah di daerah tersebut.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperbaiki kondisi fasilitas TPA yang selama ini dinilai membutuhkan pembaruan, sekaligus meningkatkan kapasitas dan kualitas pengelolaan sampah agar lebih tertata dan terkelola dengan baik.
### Instruksi Langsung dari Kementerian Lingkungan Hidup
Jefri menjelaskan bahwa rencana rehabilitasi dan penimbunan TPA Iwaka bukan hanya merupakan program daerah semata, tetapi juga merupakan **instruksi langsung dari Kementerian Lingkungan Hidup** sebagai bagian dari upaya nasional dalam memperbaiki sistem pengelolaan sampah di berbagai daerah di Indonesia.
Oleh karena itu, DLH Mimika akan segera menindaklanjuti arahan tersebut dengan menyusun langkah-langkah teknis serta memasukkannya ke dalam program kerja pada tahun anggaran 2026.
“TPA di Distrik Iwaka dalam tahun ini akan direhabilitasi dan ditimbun. Ini merupakan instruksi langsung dari Kementerian Lingkungan Hidup, sehingga tentu akan kami tindaklanjuti sebagai bagian dari program pembenahan sistem pengelolaan sampah di Mimika,” jelasnya.
### Harapan Perbaikan Lingkungan Kota
Dengan adanya program rehabilitasi tersebut, DLH Mimika berharap pengelolaan sampah di wilayah Timika dapat berjalan lebih baik dan lebih tertata di masa mendatang. Perbaikan fasilitas TPA juga diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjaga kualitas lingkungan hidup serta kesehatan masyarakat.
Selain itu, langkah tersebut juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat sistem pengelolaan persampahan di Kabupaten Mimika, terutama di tengah pertumbuhan kota yang semakin pesat.
Jefri menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun masyarakat, agar pengelolaan sampah di Mimika dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan.
“Pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap dengan adanya pembenahan TPA Iwaka serta peningkatan sistem kerja di DLH, pelayanan kebersihan di Kabupaten Mimika bisa semakin baik dan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” pungkasnya.












