Tabloidbnn.info.Medan. – Suasana pengunjung di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Medan mendadak gempar, Minggu (22/3/2026), setelah beredar rekaman video amatir yang memperlihatkan suasana pengunjung terjatuh diduga tewas dari ketinggian gedung di area Carrefour.
Dalam video berdurasi hampir satu menit yang viral di media sosial tersebut, terlihat dilokasi kejadian seorang korban tampak terbaring di lantai setelah diduga terjatuh dari lantai atas gedung, memicu kepanikan di antara pengunjung.
Petugas keamanan (security) mal terlihat sigap memberikan pertolongan pertama kepada korban. Beberapa di antaranya langsung mengevakuasi korban sambil mengamankan area agar tidak semakin dipadati warga yang penasaran.
Hingga kini, identitas korban maupun kondisi terkini masih belum dapat dipastikan. Pihak manajemen pusat perbelanjaan juga belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.
Terpisah, Kapolrestabes Medan melalui Kasatreskrim Bayu Putro Wijayanto belum memberikan pernyataan resmi terkait penyebab pasti korban terjatuh. Polisi disebut masih melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah peristiwa tersebut murni bunuh diri atau ada faktor lain.
Sementara itu, Kapolsek Medan Baru Kompol Gunanti Hutabarat kepada jurnalis menyampaikan bahwa kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.“Masih lidik,” ujarnya singkat.
Viralnya video tersebut langsung memancing berbagai reaksi dari netizen. Banyak yang mengaku terkejut dan prihatin atas kejadian yang terjadi di ruang publik.
“Serem kali, lagi jalan-jalan malah lihat kejadian kayak gini,” tulis salah satu pengguna media sosial.
“Semoga korban selamat, apapun masalahnya semoga bisa diselesaikan dengan baik,” komentar lainnya.
Namun, tidak sedikit pula yang mengingatkan agar masyarakat tidak berspekulasi sebelum ada keterangan resmi dari pihak berwenang.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kesehatan mental serta kewaspadaan di tempat umum. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi guna menghindari kesimpangsiuran informasi.













