TNI Sita Senjata dan Munisi saat Gerebek Markas OPM di Nabire

  • Bagikan

Tabloidbnn.info. Jayapura. – Aparat TNI dari Komando Operasi (Koops) TNI Papua berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa senjata api dan munisi dalam penggerebekan lokasi yang diduga markas kelompok senjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kampung Topo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu (21/3).

Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan satu pucuk pistol jenis P1, satu senapan angin, 14 butir munisi kaliber 5,56 milimeter, serta 8 butir munisi kaliber 9 milimeter.

Selain itu, juga ditemukan bendera bintang kejora, uang tunai, dan sejumlah perlengkapan lainnya yang diduga digunakan oleh kelompok tersebut.

Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, mengatakan seluruh barang bukti telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Barang bukti ini menjadi bagian penting dalam penyelidikan terhadap aktivitas kelompok bersenjata di wilayah tersebut,” ujarnya, Senin (23/3/2026.

Penggerebekan bermula dari laporan adanya aktivitas mencurigakan di Kampung Topo.

Menindaklanjuti informasi itu, tim patroli TNI bergerak melakukan penyisiran ke lokasi yang diduga sebagai tempat persembunyian kelompok bersenjata.

Saat kontak mendekati lokasi, aparat sempat terlibat tembak dengan kelompok TPNPB-OPM. Dalam situasi tersebut, kelompok bersenjata melarikan diri ke arah hutan.

Setelah situasi berhasil dikendalikan, aparat kemudian melakukan penyisiran lanjutan dan menemukan berbagai bukti barang yang ditinggalkan di lokasi.

Menurut Wirya, pasukan TNI bertindak secara profesional dan terukur sehingga operasi dapat berjalan tanpa menimbulkan eskalasi lebih lanjut di wilayah tersebut.

Keberhasilan penyitaan senjata dan munisi ini dinilai sebagai langkah penting dalam menekan potensi gangguan keamanan di Papua Tengah.

TNI juga menegaskan akan terus meningkatkan patroli serta upaya preventif guna menjaga stabilitas keamanan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. (merah)

Penulis: RedaksiEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *