Tidore Kepulauan, Tabloidbnn.info –
Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, meresmikan gedung pastori baru Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jemaat Gerizim di Dusun Loumaito, Desa Lifofa, Kecamatan Oba Selatan, Kota Tidore Kepulauan, Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIT.
Peresmian tersebut dihadiri sejumlah unsur pemerintah, aparat, tokoh agama, serta jemaat. Di antaranya perwakilan Danramil 1505-04/Oba, Sertu Rahmat Pariusamahu; perwakilan Kapolsek Oba Polresta Tidore, Aipda Jusmin Lasaponda; Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Oba Selatan, Sofyan Salim, serta para pendeta dari berbagai denominasi gereja di wilayah tersebut.
Kedatangan Wakil Gubernur bersama rombongan disambut hangat oleh jemaat dengan prosesi pengalungan syal sebagai simbol penghormatan.
Acara kemudian dibuka oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Ketua panitia pembangunan dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan gedung pastori ini merupakan hasil kerja sama dan gotong royong jemaat serta dukungan berbagai pihak.
Ia berharap fasilitas tersebut dapat menunjang pelayanan gereja dan memperkuat peran sosial di tengah masyarakat.
Sambutan juga disampaikan oleh Ketua I Badan Pekerja Daerah (BPD) GBI Maluku Utara yang mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wakil Gubernur.
Ia menegaskan pentingnya dukungan pemerintah dalam memperkuat kehidupan beragama yang harmonis dan toleran.
Puncak acara ditandai dengan pengguntingan pita dan pembukaan pintu utama gedung pastori oleh Wakil Gubernur Maluku Utara bersama Ketua I BPD GBI Maluku Utara, sebagai simbol resmi difungsikannya bangunan tersebut.
Dalam sambutannya, Sarbin Sehe menekankan pentingnya nilai kemanusiaan dan cinta tanah air dalam kehidupan berbangsa.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memahami konsep moderasi beragama secara tepat, yakni menjalankan ajaran agama masing-masing tanpa mencampuradukkan keyakinan, namun tetap menjaga toleransi.
“Ketika seseorang mampu memahami nilai kemanusiaan secara utuh, maka ia juga akan mampu menjalankan ajaran agamanya dengan baik,” ujarnya.
Acara peresmian ditutup dengan sesi foto bersama antara Wakil Gubernur, para tokoh agama, dan jemaat, serta dilanjutkan dengan jamuan kasih sebagai wujud kebersamaan dan rasa syukur.
Dengan diresmikannya gedung pastori ini, diharapkan pelayanan Gereja Bethel Indonesia Jemaat Gerizim Loumaito semakin optimal serta mampu memperkuat nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Acong.













