Tabloidbnn.info. MIMIKA.— Nuansa sukacita dan kebersamaan begitu terasa dalam perayaan pawai obor malam Paskah yang digelar oleh Persekutuan Gereja-Gereja Mimika di Lapangan Pasar Lama, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Kegiatan yang sarat makna spiritual ini secara resmi dibuka oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, sebagai simbol dimulainya perayaan Paskah yang membawa pesan terang, harapan, dan kebangkitan iman bagi umat Kristiani di Mimika.
Sebelum pelepasan pawai obor, Bupati Johannes Rettob menyampaikan pesan reflektif yang mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momen Paskah sebagai titik balik dalam membangun kehidupan yang lebih damai dan harmonis.
“Paskah adalah momentum untuk merefleksikan diri. Sebagai umat Kristiani, kita diajak untuk menghadirkan kedamaian dalam hati. Tidak ada lagi rasa dengki, tidak ada permusuhan. Apa yang telah berlalu, biarlah berlalu. Mari kita bersatu dan bangkit bersama Kristus,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Mimika. Menurutnya, semangat kebangkitan Kristus harus menjadi inspirasi untuk memperkuat nilai kasih, toleransi, dan kebersamaan dalam kehidupan sosial.
Kegiatan pawai obor ini dihadiri oleh para pendeta, tokoh gereja, serta ribuan jemaat dari berbagai denominasi yang turut ambil bagian. Kehadiran masyarakat yang begitu antusias menunjukkan kuatnya semangat persaudaraan dan iman yang hidup di tengah-tengah warga Mimika.
Cahaya obor yang menyala sepanjang pawai menjadi simbol terang Paskah—menerangi hati, menguatkan harapan, dan menuntun langkah bersama menuju Mimika yang damai, tenteram, serta penuh kasih.













