Wapres Gibran Ikut Pikul Salib dalam Pawai Paskah Pemuda GMIT di Kupang

  • Bagikan

Tabloidbnn.info. Kota Kupang NTT-Wakil Presiden RI, turut ambil bagian dalam Pawai Paskah Pemuda Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Tahun 2026 yang digelar di , , Senin (6/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di ini diawali dengan penyerahan obor pawai oleh Wapres Gibran kepada perwakilan Pemuda GMIT, yang kemudian dilanjutkan dengan pengibaran bendera sebagai tanda dimulainya pawai.

Momen menarik terjadi saat rombongan Pemuda GMIT Amarasi Timur, Kabupaten Kupang, melintas sebagai peserta awal. Mereka tampil mengenakan pakaian adat serta mempersembahkan nyanyian dan puisi di hadapan Wapres dan para peserta lainnya. Rombongan tersebut juga diiringi pemuda yang mengusung salib raksasa.

Ketua Sinode GMIT, , kemudian mengajak Wapres Gibran bersama sejumlah pejabat yang hadir, termasuk Gubernur NTT dan Wali Kota Kupang , untuk turut memikul salib tersebut.

Wapres Gibran pun langsung mengambil posisi di bagian depan, berdampingan dengan Ketua Sinode GMIT, dan memikul salib raksasa berwarna kuning yang dirantai. Sementara pejabat lainnya mengikuti di belakang. Aksi tersebut menjadi simbol persatuan antara pemerintah, masyarakat, dan gereja dalam memikul tanggung jawab bersama.

Usai prosesi tersebut, Gibran menyempatkan diri menyapa penyandang disabilitas, menerima tanda mata dari masyarakat, serta melayani permintaan foto bersama warga. Ia kemudian meninggalkan lokasi sekitar pukul 11.48 WITA.

Sebelumnya, Ketua Sinode GMIT, Samuel Pandie, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wapres di tengah umat Kristen Protestan di Kupang. Ia berharap Pawai Paskah Pemuda GMIT yang telah berlangsung selama 30 tahun ini dapat berkembang menjadi agenda nasional.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memperkuat iman, tetapi juga mendorong kreativitas pemuda serta mendukung pertumbuhan ekonomi pelaku usaha lokal dan UMKM.

Samuel juga mengingatkan pentingnya perhatian pemerintah terhadap berbagai persoalan di NTT, seperti stunting, kemiskinan, eksploitasi buruh migran, serta peningkatan kasus HIV/AIDS, mengingat wilayah ini masih termasuk kategori 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

“Kehadiran Mas Wapres Gibran di tengah kita menjadi jejak damai, pembaruan, dan perubahan,” ujarnya.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena, berharap Pawai Paskah Pemuda GMIT dapat terus menjadi tradisi iman yang berkembang dari tahun ke tahun. Ia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan Presiden dan Wakil Presiden Gibran.

“Semoga Paskah menjadi semangat spiritual untuk memperbarui kebersamaan kita. Kita doakan Presiden dan Wakil Presiden beserta kabinet agar terus mendukung NTT dalam menuntaskan kemiskinan, stunting, dan berbagai persoalan lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Wapres Gibran menyampaikan salam damai Paskah dari Presiden Prabowo kepada masyarakat NTT. Ia juga menyatakan dukungannya agar Pawai Paskah Pemuda GMIT terus berkembang melalui promosi, penguatan infrastruktur, serta dukungan terhadap UMKM dan ekonomi kreatif.

Selain itu, Gibran menyoroti potensi wisata rohani di NTT, seperti di Larantuka serta Patung Maria Bunda Segala Bangsa di Nilo, Kabupaten Sikka.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga toleransi di tengah berbagai tantangan global.

“Indonesia harus menjaga toleransi. Jangan mudah terprovokasi dan percaya kabar bohong. Tidak ada negara yang bisa maju jika masyarakatnya terpecah,” tegasnya.

Menurutnya, setiap potensi konflik atau kesalahpahaman harus segera dimediasi dan diselesaikan secara bijak demi menjaga persatuan dan keberlanjutan pembangunan.

(*Rocky)

Penulis: RockybarenlibakEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *