Ratusan Pelayat, Iringi Prosesi Pemakaman Ilmuan Jonservasi Dunia Prof. Dr. Birute Mary Galdikas

  • Bagikan

Tabloidbnn.info. Pangakalan Bun.  Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) turut hadir mengiringi prosesi pemakaman ilmuwan konservasi orangutan dunia,Prof, Dr Birutė Mary Galdikas.

Sebelumnya jenazah almarhumah Prof. Dr. Birute disemayamkan di rumah duka keluarga di Jalan Topar, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, sejak Senin 13/4/2026.

Prosesi pemakaman berlangsung khidmat, dengan diawali ritual adat sebagai bentuk penghormatan terakhir, Rabu 15/04/2026 siang.

Wakil Bupati Kobar Suyanto, bersama jajaran pemerintah daerah hadir langsung dalam prosesi tersebut, dan Kehadiran mereka menjadi wujud penghormatan atas dedikasi almarhumah, dalam penelitian dan pelestarian orangutan.

Dalam kesempatan itu, Suyanto menyampaikan belasungkawa mendalam atas nama Bupati dan seluruh masyarakat Kobar. Ia juga mengajak semua pihak untuk melanjutkan perjuangan yang telah dirintis almarhumah selama puluhan tahun.

Perjuangan beliau belum selesai, sejak penelitian dimulai pada 1971, sepanjang hidupnya beliau mengabdikan diri untuk ilmu pengetahuan, sehingga meninggalkan ilmu dan pelajaran berharga bagi dunia konservasi orang hutan.

Ia menegaskan bahwa, penelitian yang dilakukan Alm Prof. Birutė Mary Galdikas, menjadi tonggak penting dalam dunia ilmu pengetahuan, khususnya dalam memberikan pemahaman mengenai kehidupan orangutan, di habitat alaminya.

Kontribusi tersebut turut meningkatkan kesadaran global, akan pentingnya pelestarian satwa liar dan lingkungan, khusunya di Kobar, ujar Suyanto.

Lebih lanjut Pemkab Kobar, bersama para pemangku kepentingan disebut terus berupaya menjaga kelestarian orangutan dan habitat aslinya, termasuk di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, yang menjadi pusat penelitian dan konservasi Dunia saat ini.

Mari dukung sepenuhnya dan berikan apresiasi atas perjuangan beliau yang penuh integritas, konsistensi, dan kegigihan dalam memegang teguh prinsip keilmuan, Berkat jasa besar beliau, kita dapat menikmati kelestarian Tanjung Puting, dan saat ini kesadaran publik juga terus meningkat untuk menjaga orangutan, ungkap Suyanto.

Suasana haru menyelimuti jalannya prosesi pemakaman. Para pelayat dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat, pemerhati lingkungan, hingga tokoh daerah, hadir untuk memberikan penghormatan terakhir, serta mendoakan almarhumah.

Kepergian Prof.Dr Birutė Mary Galdikas, meninggalkan duka mendalam, bagi dunia konservasi Dunia, namun juga warisan ilmu pengetahuan dan semangat konservasi yang diharapkan, terus dilanjutkan oleh generasi mendatang, tutup Suyanto.

Adapun yang turut hadir dalam prosesi pemakaman Alm Prof, Dr Birute Mary Galdikas, tersebut, para utusan perwakilan Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, asisten pemerintahan provnsi Kalteng, Kadishut Kalteng, tokoh adat, tokoh agama, Kades Ds Pasir Panjang, perwakilan dari berbagai organisasi dan yayasan konservasi Orang hutan Kalteng, Serta ratusan para pelayat.

Gusti Ahyar.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *