Yayasan Geutanyoe dan Save the Children Distribusikan Ratusan Paket Alat Dapur di Aceh Tamiang

  • Bagikan

Tabloidbnn.info | Aceh Tamiang – Bagi warga penyintas bencana, kembalinya kepulan asap di dapur adalah simbol dimulainya kembali kehidupan normal. Harapan tersebut kini mulai terwujud bagi ratusan warga Kabupaten Aceh Tamiang melalui kolaborasi kemanusiaan antara Yayasan Geutanyoe dan Save the Children.

​Melalui program respons darurat, kedua lembaga ini mendistribusikan bantuan perlengkapan rumah tangga (Household Kit) guna mendorong kemandirian warga pascabencana banjir hidrometeorologi.

Harapan Baru di Hunian Sementara

​Di antara para penerima manfaat, tampak Abdullah, warga yang rumahnya hancur total diterjang banjir. Baginya, mendapatkan tempat berteduh di Hunian Sementara (Huntara) hanyalah langkah awal; bisa kembali memasak untuk keluarga adalah pelengkap martabat hidupnya.

​Sambil menerima paket perlengkapan masak di Masjid Nurul Iman, Kampung Tanjung Seumantoh, Rabu (15/04), Abdullah tak dapat menyembunyikan rasa harunya.

​”Rumah saya sudah rata dengan tanah. Di Huntara, kami sempat bingung karena tidak memiliki alat untuk memasak. Bantuan ini sangat luar biasa; kini dapur kami bisa kembali berasap,” tutur Abdullah.

Intervensi Menyeluruh untuk Pemulihan

​Penyaluran 547 paket alat masak di Kampung Tanjung Seumantoh merupakan bagian dari rangkaian aksi kemanusiaan yang menjangkau tiga kecamatan terdampak: Sekerak, Karang Baru, dan Kota Kualasimpang. Selain alat rumah tangga, kolaborasi ini juga menyalurkan paket kebersihan (Hygiene Kit) serta paket pendidikan untuk memastikan hak-hak anak tetap terpenuhi di masa pemulihan.

​Koordinator Program Yayasan Geutanyoe, Hendro Kurnia Putra, menegaskan bahwa fokus utama kemitraan ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar yang paling mendesak.

​”Kami ingin memastikan para penyintas, terutama mereka yang tinggal di Huntara, tidak merasa berjuang sendirian. Bantuan alat dapur ini dirancang untuk mengurangi beban ekonomi sekaligus menjadi stimulan bagi masyarakat untuk kembali berdaya,” jelas Hendro.

Dukungan Pemerintah Setempat

​Pj. Datok Penghulu Kampung Tanjung Seumantoh, Ahmad Ramlan, mengapresiasi gerak cepat lembaga non-pemerintah dalam mengisi celah kebutuhan warga yang belum terjangkau sepenuhnya oleh bantuan reguler.

​”Kehadiran Yayasan Geutanyoe dan Save the Children di masa sulit ini sungguh menyejukkan. Terima kasih telah peduli pada kebutuhan paling dasar warga kami, yakni peralatan untuk menyambung hidup sehari-hari,” ujarnya.(Abdul Karim).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *