Tabloidbnn.info. OKU Timur. Sebanyak 437 Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 1 Embarkasi Palembang asal Kabupaten OKU Timur resmi dilepas dalam suasana haru di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Senin 20 April 2026 malam.
Pelepasan ini menjadi momentum penting yang menegaskan tidak hanya kesiapan teknis keberangkatan, tetapi juga penguatan nilai spiritual bagi para jemaah menuju Tanah Suci.
Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, M.T., M.M. secara langsung melepas keberangkatan jemaah dengan didampingi Wakil Bupati H.M. Adi Nugraha Purna Yudha, S.H.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa ibadah haji merupakan puncak kebahagiaan sejati yang bersumber dari kedekatan kepada Allah SWT.
“Saya yakin jemaah calon haji malam ini adalah orang-orang yang paling berbahagia,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa kebahagiaan hakiki tidak berasal dari aspek duniawi, melainkan dari keselarasan akal, pikiran, jasad, dan hati dalam mengingat Sang Pencipta.
Selain itu, Bupati juga berpesan agar para jemaah, khususnya yang lebih muda, saling menjaga dan mengingatkan selama menjalankan ibadah.
“Saya ingin 437 jemaah ini kembali ke Bumi Sebiduk Sehaluan tanpa kurang satu pun,” harapnya.

Bupati turut meminta jemaah untuk mematuhi arahan petugas haji serta mendoakan kondisi daerah agar tetap aman di tengah berbagai tantangan global.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah OKU Timur, Muhammad Husni, S.E., M.M. melaporkan bahwa total jemaah terdiri dari 200 laki-laki dan 237 perempuan, termasuk 10 jemaah lanjut usia prioritas. Jemaah termuda tercatat berusia 18 tahun atas nama M. Khotibul U Azzam Kamali, sedangkan tertua berusia 89 tahun atas nama Sutiem Atmo Rejo.
Jemaah dijadwalkan masuk Asrama Haji Palembang pada 21 April 2026 pukul 08.00 WIB, sebelum diberangkatkan menuju Madinah pada 22 April 2026 pukul 07.10 WIB melalui Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang menggunakan maskapai Saudi Airlines nomor penerbangan SV5101. Rombongan diperkirakan tiba di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, pada pukul 14.45 waktu setempat.
Muhammad Husni juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten OKU Timur atas dukungan berkelanjutan dalam penyelenggaraan ibadah haji, baik pada fase keberangkatan maupun kepulangan jemaah.
Ia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan fisik sekaligus spiritual yang menuntut kesiapan lahir dan batin.
“Luruskan niat, jaga kesehatan, patuhi petugas, serta jaga kekompakan dan akhlak selama di Tanah Suci,” ujarnya.
Rangkaian acara pelepasan ditutup dengan tausyiah oleh KH. Khalid Mawardi, mengakhiri prosesi yang sarat doa dan harapan sebelum para jemaah memulai perjalanan menuju Tanah Suci.













