Tumbuhkan Semangat Belajar, Yayasan Geutanyoe Salurkan 123 Paket ‘Education Kit’ di SDN Tanjung Rambut

  • Bagikan

Tabloidbnn.info | Kota Kualasimpang – Suasana di SDN Tanjung Rambut terasa istimewa pagi ini. Riuh ceria siswa menyambut kehadiran tim Yayasan Geutanyoe yang membawa “buah tangan” spesial bagi para pejuang ilmu. Sebanyak 123 paket Education Kit dibagikan secara langsung, mengubah hari biasa menjadi momen penuh motivasi bagi seluruh warga sekolah.

​Bagi para siswa di SDN Tanjung Rambut, tas punggung baru ini bukan sekadar alat angkut perlengkapan sekolah, melainkan simbol dukungan nyata bagi cita-cita mereka. Di dalam setiap tas, tersimpan perlengkapan belajar komprehensif yang dirancang untuk mendukung aktivitas akademik maupun aspek psikologis siswa, meliputi:

  • Satu lusin buku tulis dan pensil untuk merajut ide dan catatan.
  • Penggaris dan rautan sebagai pelengkap teknis belajar.
  • Peluit dan stress ball sebagai elemen unik untuk pendukung keselamatan serta pengelolaan emosi siswa.

Project Officer Yayasan Geutanyoe, Hendro Kurnia Putra, terjun langsung memastikan distribusi berjalan lancar. Menurutnya, aksi ini merupakan bentuk investasi kasih sayang bagi generasi penerus di Kota Kualasimpang.

​”Kami ingin memastikan setiap anak memiliki perlengkapan yang layak agar mereka tampil percaya diri di sekolah. Pendidikan adalah kunci, dan tugas kita bersama adalah memastikan pintu menuju ilmu itu terbuka lebar bagi mereka,” ujar Hendro di sela-sela kegiatan.

​Kegiatan yang berlangsung khidmat ini disaksikan langsung oleh Kepala SDN Tanjung Rambut, Buchari, beserta jajaran dewan guru. Buchari menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi antara Yayasan Geutanyoe dan Save the Children. Ia menekankan bahwa ketersediaan alat tulis yang memadai memiliki dampak signifikan terhadap motivasi belajar siswa di kelas.

​Pembagian Education Kit ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara organisasi non-pemerintah (NGO) dan lembaga pendidikan lokal mampu menciptakan dampak langsung yang menyentuh hati. Meski hari ini 123 tas telah berpindah tangan, semangat belajar yang tertanam di hati siswa diharapkan akan terus bertumbuh dan bertahan selamanya.(Abdul Karim).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *