Bupati Armia Berikan Lima Instruksi Khusus Dalam Program Revitalisasi Sekolah

  • Bagikan

Tabloidbnn.info | Aceh Tamiang – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mempertegas komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan berkualitas dan merata. Hal ini ditandai dengan peluncuran Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Gerakan Mengaji Sebelum Belajar oleh Bupati Aceh Tamiang, Drs. Armia Pahmi, di halaman SMPN 2 Karang Baru, Kamis (23/4/2026).

​Dalam arahannya, Bupati Armia menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.

Ia menyoroti tantangan besar yang dihadapi dunia pendidikan pascabencana banjir yang sempat melumpuhkan sarana prasarana sekolah di wilayah tersebut.

​Bupati menjelaskan bahwa program revitalisasi ini merupakan respons cepat pemerintah daerah terhadap kerusakan fasilitas belajar akibat banjir. Langkah strategis ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

​”Revitalisasi ini bukan sekadar membangun kembali gedung yang rusak, melainkan upaya membangkitkan kembali semangat belajar anak-anak kita. Kami menargetkan seluruh sekolah terdampak dapat tuntas diperbaiki tahun ini agar proses belajar mengajar kembali aman dan nyaman,” ujar Armia.

​Berdasarkan data sasaran tahun 2026, fokus utama program ini meliputi rehabilitasi ruang kelas dan pembangunan fasilitas penunjang di berbagai jenjang pendidikan.

​Kepada panitia pelaksana dan pihak terkait, Bupati memberikan lima instruksi khusus untuk menjamin keberhasilan program:

​Pertama : Laksanakan seluruh pekerjaan sesuai petunjuk teknis, RAB dan gambar yang telah ditetapkan;

Kedua : Jaga kualitas bangunan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang;

Ketiga : Pastikan pekerjaan dilaksanakan tepat mutu, tepat waktu, tepat sasaran, transparan dan akuntabel;

Keempat : Perkuat koordinasi dan pengawasan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung;

Kelima : Serta tetap menjamin proses belajar mengajar berjalan dengan baik selama masa pekerjaan berlangsung.

​Selain pembenahan infrastruktur fisik, Pemkab Aceh Tamiang juga meluncurkan Gerakan Mengaji Sebelum Belajar. Program ini dirancang untuk menyeimbangkan kecerdasan akademik dengan penguatan nilai spiritual.

​”Kita ingin generasi Aceh Tamiang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan karakter Islami yang kuat. Saya minta gerakan ini diterapkan secara konsisten hingga menjadi budaya positif di sekolah,” tambahnya.

​Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari tokoh agama, pendidik, hingga orang tua—untuk mendukung penuh program ini. Momentum peluncuran ini diharapkan menjadi titik balik kebangkitan pendidikan di Aceh Tamiang menuju masa depan yang lebih maju dan berkarakter. Ungkap Bupati Armia.(Abdul Karim).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *