Tabloidbnn.info | BATAM – Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (DPW APJII) Provinsi Kepulauan Riau sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Hotel Planet Holiday, Batam, Kamis (23/4/2026).
Selain agenda formal, kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini juga menjadi momentum hangat Halal Bihalal bagi seluruh anggota dan pengurus wilayah.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Dewan Pengawas APJII, Jamalul Izza dan Wenas Ongkowinoto; Kabid Pengembangan Wilayah I, Supriyanto yang hadir mewakili Ketua Umum APJII; serta jajaran perwakilan pengurus APJII dari berbagai provinsi lainnya.
Ketua APJII Kepri, R. Hastomo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan acara ini.
”Di momen yang fitri ini, saya mewakili Pengurus DPW APJII Kepri mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Alhamdulillah, kami dapat menjalankan amanat AD/ART melalui pelaksanaan Rakerwil ini guna membahas program kerja strategis di setiap bidang,” ujar Hastomo.
Hastomo menambahkan bahwa APJII Kepri berkomitmen penuh mendorong percepatan transformasi digital di wilayah Kepulauan Riau. Dengan tema “Membangun Harmoni dan Sinergi Digital: Akselerasi Infrastruktur Menuju Kejayaan APJII Kepri,” agenda ini merefleksikan peran krusial industri internet dalam menopang pertumbuhan ekonomi digital daerah.
Senada dengan itu, Sekretaris APJII Kepri, Timbul Nainggolan, menjelaskan bahwa Rakerwil ini menjadi wadah transparansi bagi para Ketua Bidang untuk memaparkan prioritas kerja tahun 2026 kepada anggota.
”Harapannya, kegiatan ini mampu membangkitkan spirit kolaborasi antara dewan pengurus dan anggota untuk bersama-sama memajukan industri internet di Kepri,” tutur Timbul.
Di sisi lain, Kabid Pengembangan Wilayah I, Supriyanto, menekankan pentingnya memaksimalkan fasilitas baru yang dimiliki wilayah ini.
”Dengan atmosfer dan kantor baru, APJII Kepri harus lebih solid dalam membangun sinergi antaranggota. Kantor ini harus menjadi pusat aktivitas untuk mendigitalisasi masyarakat Kepri,” ungkapnya.
Supriyanto juga mendorong APJII Kepri untuk lebih aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya dalam memberikan masukan strategis terkait regulasi atau Peraturan Daerah (Perda).
”Sebagai praktisi, kita harus mampu menyelaraskan kepentingan bisnis dengan regulasi yang ada. Tujuannya agar terjadi keseimbangan yang saling menguatkan bagi pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau,” tutup Supriyanto.(Ismail).













