​Tokoh Masyarakat Alur Bemban Apresiasi Kinerja Perangkat Daerah dan Ingatkan Netralitas Pasca Pildatok

  • Bagikan

Tabloidbnn.info | ​Aceh Tamiang – Tokoh masyarakat Kampung Alur Bemban, Abdurrahman Wahid, memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para petugas kebencanaan dan perangkat daerah yang bekerja tanpa kenal waktu dalam melayani masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya dalam pertemuan bersama warga saat pencabutan nomor urut dan penyampaian visi dan misi para Calon Datok Penghulu(Kades) Kampung Alur Bemban periode 2025-2031 bertempat di teras Masjid Babul Falah, Kampung Alur Bemban Kecamatan Karang Baru, Senin, (27/4/2026) malam.

​”Saya menyaksikan sendiri bagaimana petugas, baik dari tingkat kampung, kecamatan, hingga BPBD Kabupaten, bekerja siang dan malam. Bahkan sampai jam 3 pagi mereka masih di lapangan, tidak mengenal hari libur demi kepentingan warga. Dedikasi seperti ini patut kita syukuri dan apresiasi,” ujar Abdurrahman.

​Terkait pelaksanaan pemilihan Datok Penghulu yang direncanakan sejak 2025 lalu dan baru terlaksana pada 2026 ini, Abdurrahman menekankan pentingnya menjaga kondusifitas. Terdapat empat kandidat putra dan putri terbaik Alur Bemban yang akan memperebutkan amanah warga untuk masa jabatan enam tahun ke depan.

​Beliau mengingatkan agar dinamika politik selama masa pemilihan tidak merusak silaturahmi antar warga.

​”Harapan saya kepada para calon, kita harus sadar bahwa dalam kompetisi pasti ada yang menang dan kalah. Jangan sampai terjadi perpecahan. Jika ada perselisihan, mari selesaikan dengan baik agar tidak perlu ada pemilihan ulang yang justru merugikan kita semua,” tegasnya.

​Abdurrahman juga menitipkan pesan krusial bagi siapa pun yang nantinya terpilih menjadi Datok Penghulu. Ia menekankan agar pemimpin baru segera menanggalkan atribut kelompok atau tim sukses setelah dilantik.

​”Kepada pemenang nanti, saya minta segera kembali netral. Tidak boleh ada istilah ‘orang saya’ atau ‘bukan orang saya’. Jangan sampai urusan administrasi masyarakat dipersulit hanya karena perbedaan pilihan saat pemilihan. Jika itu dilakukan, masyarakat akan tidak suka dan hal itu justru merugikan kepemimpinan Anda sendiri,” tambahnya.

​Mengakhiri arahannya, Abdurrahman mengajak seluruh warga untuk hadir ke tempat pemungutan suara pada Minggu, 10 Mei 2026 Mendatang dan menyimak dengan saksama visi-misi yang disampaikan oleh para kandidat. Ia juga menyarankan warga untuk mencatat atau merekam janji-janji kampanye sebagai bentuk kontrol sosial di masa depan.

​”Pilihlah yang terbaik untuk enam tahun ke depan. Gunakan hak suara Anda dengan bijak. Mari kita dengarkan visi-misi mereka, rekam bila perlu, agar kita memiliki bukti untuk menagih komitmen mereka dalam memajukan Kampung Alur Bemban,” pungkasnya.(Abdul Karim).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *