Tabloidbnn.info | Aceh Tamiang – Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH, menghadiri sekaligus memberikan arahan pada pelantikan Bunda Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Dewan Pakar PGRI Kabupaten Aceh Tamiang. Acara yang berlangsung khidmat di Aula Setdakab pada Kamis (30/04/26) ini menjadi momentum penguatan fondasi pendidikan daerah.
Dalam prosesi tersebut, Ny. Yuyun Armia resmi dikukuhkan sebagai Bunda PGRI Kabupaten Aceh Tamiang, didampingi Ny. Linda Ismail yang dilantik sebagai Ketua Dewan Pakar PGRI Kabupaten Aceh Tamiang. Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PGRI Provinsi Aceh, Almunzir, S.Pd.I., M.Si.
Dalam sambutannya, Bupati Armia Pahmi menegaskan bahwa peran pengurus baru sangat krusial, terutama dalam menjaga stabilitas dunia pendidikan di tengah tantangan pemulihan daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten, saya mengucapkan selamat mengemban amanah. Saya berharap Bunda PGRI tidak hanya sekadar simbol, tetapi aktif menggerakkan program peningkatan mutu guru, perlindungan profesi, serta memberikan pendampingan psikososial bagi pendidik dan siswa, khususnya yang masih terdampak bencana,” tegas Bupati.
Bupati juga menaruh harapan besar pada Dewan Pakar PGRI untuk menjadi “dapur” pemikiran bagi inovasi pendidikan di Bumi Muda Sedia. Beliau menekankan pentingnya gagasan solutif yang mampu mengawinkan teknologi dengan nilai-nilai kearifan lokal.
“Pelantikan ini adalah momentum memperkuat PGRI. Kita butuh pendidikan yang tangguh bencana dan adaptif terhadap teknologi, namun tetap berlandaskan nilai-nilai Islami. Sinergi ini harus melahirkan inovasi, bukan sekadar seremonial belaka,” tambahnya.
Acara ditutup dengan apresiasi Bupati kepada seluruh pihak yang konsisten mendukung kemajuan pendidikan di Aceh Tamiang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, jajaran PGRI Provinsi Aceh, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para pengawas, kepala sekolah, serta tokoh pendidikan se-Kabupaten Aceh Tamiang.(Abdul Karim).













