Pemda se-Tanah Papua Matangkan Pembahasan Implementasi 12 Kesepakatan Strategis Otsus di Timika

  • Bagikan

Suasana pembukaan pembahasan teknis 12 kesepakatan Otsus di Hotel Horison Diana.

Tabloidbnn.info.Timika,– Pemerintah daerah se-Tanah Papua kembali melanjutkan pembahasan teknis terkait 12 kesepakatan strategis implementasi Otonomi Khusus (Otsus) Papua yang sebelumnya telah ditandatangani enam pimpinan daerah provinsi se-Tanah Papua dalam Forum Koordinasi Strategis Asosiasi Kepala Daerah se-Tanah Papua.

Pembahasan tersebut melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari 42 kabupaten/kota yang berlangsung di Ballroom Hotel Horison Diana, Timika, Selasa (12/5).

Ketua Panitia Forum, Silwanus Sumulle mengatakan, pertemuan teknis ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh poin kesepakatan dapat diterjemahkan secara konkret dalam kebijakan dan program pembangunan daerah.

Menurutnya, seluruh pemangku kepentingan yang hadir membahas lebih mendalam berbagai strategi optimalisasi implementasi dana Otsus, termasuk sinkronisasi antara Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN), rencana kerja pemerintah daerah, hingga Musrenbang Otsus.

“Pertemuan ini sangat strategis karena membahas penguatan implementasi anggaran Otsus agar lebih tepat sasaran, terintegrasi dan berdampak langsung kepada masyarakat Papua,” ujarnya.

Selain itu, forum juga menyoroti pentingnya penguatan monitoring dan evaluasi internal melalui sistem SIPP, SIPD dan SIKD, termasuk evaluasi terhadap Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 33 Tahun 2024 guna mewujudkan tata kelola pembangunan Papua yang lebih efektif, transparan dan berbasis data sosial ekonomi Orang Asli Papua (OAP).

Silwanus turut memberikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah se-Tanah Papua yang terus menjaga komitmen pembangunan di tengah berbagai tantangan geografis dan keterbatasan akses pelayanan dasar.

Ia mengatakan, semangat kolaborasi harus terus dijaga demi menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke kampung-kampung.

“Pembangunan Papua bukan hanya soal anggaran, program atau sistem semata, tetapi bagaimana menghadirkan harapan bagi masyarakat Papua. Anak-anak Papua harus bisa bermimpi lebih tinggi, masyarakat hidup lebih layak dan setiap kampung merasakan hadirnya pembangunan,” katanya.

Sementara itu, Team Leader Program SKALA, Petrarca Karetji menyampaikan dukungan penuh terhadap penguatan implementasi Otsus di Papua melalui peningkatan kapasitas dan kompetensi di masing-masing daerah.

Ia mengatakan, Program SKALA siap mendukung pemerintah pusat maupun daerah melalui tenaga ahli Otsus yang ditempatkan di setiap provinsi untuk membantu mengidentifikasi kebutuhan riil masyarakat Orang Asli Papua.

“Kami siap mendukung agar implementasi Otsus berjalan sesuai harapan masyarakat, demi mewujudkan Papua yang sehat, Papua yang cerdas dan Papua yang produktif,” pungkasnya.

(Redaksi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *