Bupati Mimika Tinjau Sejumlah Titik Banjir di Timika, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat

  • Bagikan

Bupati Mimika, Johannes Rettob bersama jajaran pemerintah daerah saat meninjau sejumlah titik banjir di Kota Timika, Kamis (7/5/2026).

Tabloidbnn info. Timika,  – Bupati Mimika , Johannes Rettob meninjau langsung sejumlah titik banjir di Kota Timika, Kamis (7/5/2026). Peninjauan dilakukan bersama dinas terkait untuk melihat kondisi drainase serta aliran udara di wilayah terdampak.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Rettob didampingi Kabid Bina Marga Dinas PUPR Mimika Willy Toron, Kadistrik Mimika Baru Merlyn Temorubun, serta lurah setempat.

Beberapa lokasi yang dikunjungi diantaranya Jalan Makarena, Jalan Baru Kompleks Wowor, Jalan Merai RT 3 Koperapoka, hingga Jalan Bougenville lorong belakang kompleks PLN.

Di sejumlah titik, rombongan menemukan drainase dan aliran kali mengalami penyumbatan sehingga menyebabkan penumpukan udara masuk ke organisasi warga.

Bupati mengatakan, pemerintah daerah akan segera melakukan penanganan agar banjir tidak terus terjadi saat hujan deras mengguyur Timika.

“Kami turun untuk melihat langsung kondisi lapangan. Memang ada drainase dan saluran udara yang tersumbat sehingga perlu segera dibersihkan,” ujarnya.

Ia menuturkan, koordinasi bersama Dinas PUPR dan pemerintah distrik akan dilakukan agar penanganannya berjalan cepat.

“Kami tidak ingin masyarakat terus terdampak. Dinas terkait sudah diminta segera mengambil langkah teknis agar aliran air kembali normal,” katanya.

Sementara itu, Willy Toron menyebut pemerintah telah beberapa kali melakukan penanganan di titik rawan banjir. Namun pekerjaan di lapangan sering menimbulkan persoalan lahan dan penolakan sebagian warga.

“Kadang saat normalisasi drainase atau pelebaran saluran dilakukan, ada warga yang meminta ganti rugi. Padahal ini untuk kepentingan bersama agar banjir bisa diatasi,” bebernya.

Ia berharap masyarakat dapat mendukung program penanganan drainase dan tidak menghambat pekerjaan pemerintah.

Warga di kawasan Koperapoka berharap pemerintah segera memberikan solusi permanen karena banjir dinilai semakin parah dalam beberapa waktu terakhir.

“Kalau hujan deras, air cepat naik sampai masuk rumah. Kami berharap drainase segera dibersihkan,” tutur salah satu warga.

Keluhan serupa disampaikan warga Kompleks Wowor yang menilai saluran air sudah lama tidak berfungsi optimal akibat sedimentasi dan tumpukan sampah. (Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *