Diduga Permainkan Harga Pupuk Subsidi, Mkios UD Nayla Tani Dikeluhkan Petani di Panai Hulu

  • Bagikan

Tabloidbnn.info. Labuhanbatu – Sejumlah petani sawah di Desa Teluk Sentosa, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu mengeluhkan tingginya harga pupuk subsidi yang mereka beli dari Mkios UD Nayla Tani yang beralamat di Desa Cinta Makmur, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Keluhan tersebut disampaikan salah seorang petani yang mengaku sebagai anggota kelompok tani di Desa Teluk Sentosa. Ia menyebutkan, setiap musim tanam padi dirinya terpaksa membeli pupuk subsidi dengan harga yang dinilai tidak wajar dan jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurut keterangannya, pupuk jenis Urea dijual seharga Rp190.000 per sak, sementara pupuk Poska mencapai Rp205.000 per sak. Harga tersebut dinilai sangat memberatkan petani.

“Setiap musim padi kami tetap beli pupuk subsidi, tapi harganya sangat tinggi. Urea Rp190 ribu dan Poska Rp205 ribu. Padahal setahu kami itu sudah di atas harga HET pemerintah,” ujar petani tersebut kepada awak media saat ditemui di lapangan. Selasa (3/3/2026)

Ironisnya, pupuk subsidi tersebut tidak dibeli langsung oleh petani di kios resmi. Ia mengaku pupuk itu diperoleh melalui perantara seorang Kepala Dusun VII Desa Teluk Sentosa yang akrab disapa Tulloh.

Petani itu menjelaskan, Tulloh mengambil pupuk dari Gapoktan UD Nayla Tani di Desa Cinta Makmur yang disebut-sebut dikelola oleh seseorang berinisial Didit. Dari Gapoktan tersebut, Tulloh mengambil pupuk dengan harga Urea Rp165.000 dan Poska Rp180.000 per sak, kemudian dijual kembali kepada petani dengan harga lebih tinggi.

“Jadi sebelum sampai ke petani, harganya sudah naik lagi,” ungkapnya.

Ketika dikonfirmasi, Tulloh mengakui bahwa dirinya memang mengambil pupuk dari Gapoktan UD Nayla Tani. Namun ia menyebut harga yang diterimanya dari pihak gapoktan berbeda dengan informasi yang disampaikan petani.

Menurut Tulloh, dirinya mengambil pupuk Urea seharga Rp130.000 per sak dan pupuk Poska Rp145.000 per sak. Ia berdalih harga tersebut sudah ditentukan oleh pihak gapoktan.

“Kalau saya ambil dari sana, Urea Rp130 ribu dan Poska Rp145 ribu,” kilah Tulloh kepada awak media dihari yang sama.

Tulloh juga mengungkapkan bahwa setiap kali mengambil pupuk dari UD Nayla Tani, jumlahnya mencapai sekitar 8 ton yang kemudian disalurkan kepada petani melalui dirinya.

“Biasanya sekitar 8 ton. Nanti petani bayarnya setelah panen sawit,” jelasnya.

Sementara itu, Didit selaku pengelola Gapoktan UD Nayla Tani belum berhasil dikonfirmasi. Saat awak media mendatangi Mkios UD Nayla Tani, yang bersangkutan tidak berada di tempat.

Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon juga tidak membuahkan hasil. Nomor telepon Didit hanya dijawab oleh seorang perempuan yang mengaku sebagai istrinya.

“Masih tidur dia pak,” ucap perempuan tersebut singkat ketika dikonfirmasi via telepon seluler, Kamis (5/3/2026).

Hingga berita ini disajikan ke meja redaksi, Didit juga belum merespons pesan WhatsApp yang dikirimkan oleh awak media.

Praktik penjualan pupuk subsidi dengan harga melebihi HET berpotensi melanggar aturan penyaluran pupuk bersubsidi yang telah ditetapkan pemerintah. Jika terbukti, tindakan tersebut dapat merugikan petani dan mencederai tujuan program subsidi pupuk yang seharusnya membantu meningkatkan kesejahteraan petani.

Masyarakat berharap pemerintah daerah, dinas terkait, hingga aparat penegak hukum dapat turun tangan melakukan pengawasan dan penelusuran terhadap dugaan permainan harga pupuk subsidi tersebut.

Pasalnya, pupuk subsidi merupakan program pemerintah yang diperuntukkan khusus bagi petani dengan harga terjangkau, bukan untuk diperjualbelikan secara bebas dengan harga yang melampaui ketentuan.

Terkait hal ini, awak media akan tetap melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak-pihak terkait, terutama Dinas Pertanian Labuhanbatu guna mendapatkan penjelasan resmi mengenai persoalan ini.( S. Lubis )

Penulis: Sueb LubisEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *