Tabloidbnn.info | Aceh Tamiang – Guna menarik perhatian dan mencari dukungan dari masyarakat, empat calon Datok Penghulu Kampung Alur Bemban Kecamatan Karang Baru menyampaikan Visi dan Misinya di depan umum bertempat di teras masjid Babul Falah Kampung setempat, Senin, Malam, 27/4/2026.
Keempat Kandidat Calon Datok Penghulu tersebut yang akan berkompetisi pada Minggu, 10 Mei 2026 Mendatang: Nomor urut 1 Sanijar, nomor urut 2 Bardasnsyah Putra, nomor urut 3 Zaimah dan nomor urut 4 Antomy.
Berikut Visi dan Misinya yang disampaikannya:
Kandidat Calon Datok Penghulu Kampung Alur Bemban Nomor Urut 1: Sanijar.
Sanijar Komitmen Wujudkan Kampung Alur Bemban Mandiri: Prioritaskan Mitigasi Bencana dan SDM.
Sanijar menegaskan komitmennya untuk membangun Kampung Alur Gempa melalui visi mewujudkan desa yang maju, mandiri, aman, dan sejahtera. Dalam penyampaian visinya, ia menekankan pentingnya kolaborasi dan keterbukaan terhadap aspirasi masyarakat demi kepentingan bersama.
”Saya akan bersifat terbuka menerima masukan dari bapak, ibu, serta rekan-rekan sekalian. Siapa pun yang memiliki aspirasi atau jaringan di luar yang dapat dibawa masuk demi pembangunan kampung, akan kita sambut demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Sanijar dalam keterangannya.
Prioritas Evakuasi dan Mitigasi Banjir
Mengingat musibah banjir besar yang sempat melanda beberapa bulan lalu, Sanijar menjadikan penanganan darurat bencana sebagai prioritas utama. Menurutnya, pengalaman pahit tersebut menunjukkan bahwa sarana evakuasi di Kampung Alur Gempa masih sangat minim.
”Ke depan, jika diamanahkan, prioritas pertama saya adalah pengadaan perahu evakuasi bagi warga. Selain itu, kami akan mengupayakan setidaknya setiap rumah memiliki dua pelampung sebagai langkah penyelamatan darurat saat banjir datang tiba-tiba,” ungkapnya.
Tidak hanya fokus pada infrastruktur (properti) keselamatan, Sanijar juga berencana membentuk tim relawan yang tangguh. Relawan ini nantinya akan dibekali kesiapan mental dan dedikasi tinggi untuk membantu proses penyelamatan warga saat situasi darurat.
Pembangunan Berkelanjutan dan Perawatan Aset
Di sektor pembangunan fisik, Sanijar mengapresiasi fondasi yang telah diletakkan oleh kepemimpinan sebelumnya. Namun, ia menekankan bahwa fokus kedepannya bukan hanya membangun gedung baru, melainkan memastikan keberfungsian dan pemeliharaan infrastruktur yang sudah ada.
”Kita lihat pembangunan di masa Bapak Datok sebelumnya sudah cukup banyak. Fokus saya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memelihara bangunan-bangunan tersebut. Banyak fasilitas yang sudah ada sebenarnya berfungsi baik, namun kurang dalam hal perawatan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) akan menjadi pilar penting. Sanijar berharap masyarakat memiliki rasa memiliki yang tinggi terhadap aset kampung agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
”Pembangunan fisik akan berjalan seiring waktu mengikuti program pemerintah, namun pemeliharaan dan kualitas SDM adalah kunci agar kampung kita benar-benar mandiri dan sejahtera,” tutupnya.
Kandidat Calon Datok Penghulu Kampung Alur Bemban Nomor Urut 2: Bardasnsyah Putra.
Visi-Misi Calon Datok Penghulu Alur Bemban Nomor Urut 2, Bardansyah Putra: Fokus pada Transparansi dan Pemberdayaan BUMK
Calon Datok Penghulu Kampung Alur Bemban nomor urut 2, Bardansyah Putra, memaparkan visi dan misi strategisnya dalam upaya membangun desa yang lebih transparan dan mandiri secara ekonomi.
Dalam orasinya, Bardansyah menekankan pentingnya keterbukaan informasi publik bagi seluruh warga Alur Bemban. Ia berkomitmen untuk membuka ruang komunikasi seluas-luasnya agar setiap kebijakan dapat dipertanggungjawabkan secara langsung kepada masyarakat.
”Kedepan, jika ada warga yang merasa ada hal yang tidak transparan, silakan lapor langsung kepada saya. Jangan dibicarakan di belakang atau di warung-warung. Kita selesaikan dengan komunikasi yang baik,” tegas Bardansyah di hadapan warga.
Revitalisasi BUMK sebagai Motor Ekonomi
Salah satu misi utama yang diusung adalah membangkitkan kembali Badan Usaha Milik Kampung (BUMK). Menurutnya, BUMK merupakan instrumen vital dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) yang nantinya akan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
”BUMK adalah perusahaan milik kampung. Jika dikelola dengan profesional, kita akan memiliki sumber dana mandiri untuk berbagai keperluan warga tanpa hanya bergantung pada anggaran pemerintah pusat,” ujarnya.
Sinergi dengan Perusahaan Sekitar
Bardansyah juga menyoroti keberadaan perusahaan-perusahaan besar di sekitar wilayah Alur Bemban, seperti Pertamina dan perusahaan perkebunan lainnya. Ia berjanji akan menjalin kerjasama yang lebih intensif agar keberadaan perusahaan tersebut memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga lokal serta menjadikan penanganan darurat bencana sebagai prioritas utama.
”Kita berada di lingkungan yang strategis dengan adanya perusahaan di sekitar kita. Saya akan berupaya semaksimal mungkin agar manfaat tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat luas, bukan hanya segelintir orang,” tambahnya.
Rangkul Semua Golongan
Menutup pemaparannya, Bardansyah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga persatuan. Ia menegaskan bahwa jika terpilih nanti, ia tidak akan membeda-bedakan warga berdasarkan pilihan politik sebelumnya.
”Jabatan ini amanah selama enam tahun. Bagi saya, tidak ada lagi istilah pendukung atau bukan pendukung. Semua adalah warga saya. Kita akan mengedepankan musyawarah mufakat dalam setiap penyelesaian masalah yang timbul di kampung kita tercinta ini,” pungkasnya.
Kandidat Calon Datok Penghulu Kampung Alur Bemban Nomor Urut 3: Zaimah
Usung Program Koperasi Merah Putih, Calon Datok Penghulu Alur Bemban Nomor Urut 3 Zaimah Paparkan Visi-Misi
Calon Datok Penghulu Kampung Alur Bemban nomor urut 3, Zaimah, secara resmi memaparkan visi dan misi unggulannya dalam bursa pemilihan pemimpin desa setempat. Mengusung semangat kemandirian, Zaimah menitikberatkan penguatan ekonomi desa melalui optimalisasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Visi Utama
Mewujudkan Desa Alur Bemban yang mandiri melalui penguatan Koperasi Merah Putih, pelayanan publik yang prima, serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Misi dan Program Strategis
Dalam paparannya, Zaimah menjabarkan tujuh program prioritas yang akan dijalankan jika terpilih menjadi Datok Penghulu:
Aktivasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP): Menjadikan koperasi sebagai pusat ekonomi kerakyatan yang dikelola secara aktif, transparan, dan akuntabel.
Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Lokal: Mengalokasikan Dana Desa untuk sektor pertanian guna menopang kedaulatan pangan desa.
Pemberdayaan UMKM dan Hasil Tani: Memberikan ruang bagi produk lokal dan hasil tani warga agar memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Digital Marketing Desa: Memanfaatkan teknologi internet dan media sosial untuk mempromosikan produk desa demi menjangkau pasar yang lebih luas.
Penyediaan Kebutuhan Pokok Terjangkau: Memastikan ketersediaan sembako murah bagi warga melalui unit usaha koperasi.
Pelayanan Publik Profesional: Mewujudkan aparatur desa yang cepat tanggap, profesional, dan solutif terhadap aspirasi masyarakat.
Peningkatan SDM dan Pendidikan: Menyelenggarakan pelatihan kerja gratis bagi pemuda-pemudi serta menyediakan program bimbingan belajar tambahan bagi anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SD) setelah kegiatan TPA.
Fokus pada Koperasi dan Program Nasional
Zaimah menjelaskan bahwa fokusnya pada Koperasi Merah Putih merupakan langkah strategis untuk mensinergikan program desa dengan program nasional Presiden Prabowo Subianto.
”Koperasi ini adalah aset desa. Kedepannya, 58% alokasi Dana Desa akan diarahkan untuk penguatan Koperasi Desa Merah Putih. Nantinya, minimal 20% dari keuntungan koperasi akan dialokasikan menjadi Pendapatan Asli Desa (PADes) yang digunakan kembali untuk kepentingan masyarakat,” jelas Zaimah.
Kemandirian Pemuda dan Pendidikan Anak
Selain ekonomi, Zaimah berkomitmen menyiapkan pemuda Alur Bemban agar mampu bersaing secara profesional, mengingat posisi strategis desa yang berada di jalur lintas Medan-Banda Aceh.
Di sektor pendidikan, ia menawarkan program inovatif berupa tambahan pelajaran umum selama 30 hingga 60 menit bagi anak-anak SD usai mengaji di TPA. “Kami ingin anak-anak Alur Bemban tidak hanya beriman dan berakhlak, tetapi juga memiliki kecerdasan akademik yang unggul untuk masa depan mereka,” pungkasnya.
Kandidat Calon Datok Penghulu Kampung Alur Bemban Nomor Urut 4: Antomy.
Dalam pemaparan visinya, Antomy menyampaikan ”Mewujudkan Kampung Alur Bemban yang Religius, Adil, Maju di Bidang Pertanian, dan Tangguh dalam Menghadapi Bencana melalui Semangat Gotong Royong.”
Kemudian dalam Misinya Antomy juga menjelaskan: 1. Penguatan Nilai Keagamaan & Pembinaan Guru Ngaji
Menghidupkan Kembali Hari Besar Islam: Memastikan perayaan seperti Isra Mi’raj dan Maulid Nabi kembali aktif sebagai identitas kampung. Perangkat desa harus menjadi pelopor dalam kegiatan ini.
Perlombaan Keagamaan: Menyelenggarakan lomba-lomba islami untuk anak-anak dan ibu-ibu guna memotivasi generasi muda.
Dukungan Guru Ngaji & Pengajian: Memberikan bantuan nyata bagi kegiatan pengajian di masjid dan sekolah demi menciptakan kemakmuran masjid yang hakiki.
2. Pembangunan Infrastruktur & Penanganan Banjir
Normalisasi Saluran Air: Memprioritaskan pembuatan dan perbaikan drainase secara menyeluruh untuk mengatasi masalah banjir yang sering melanda pemukiman warga.
Rehabilitasi Fasilitas Umum: Memperbaiki fasilitas publik seperti pasar yang rusak agar kembali berfungsi dan terlihat indah bagi masyarakat.
Penerangan Jalan (Solar Cell): Pemasangan lampu jalan tenaga surya di titik-titik rawan untuk meningkatkan keamanan dan menghemat biaya listrik desa jangka panjang.
3. Kesejahteraan Petani & Ketahanan Pangan
Inovasi Pertanian & Perikanan: Mengembangkan budidaya ikan di lahan persawahan atau di atas saluran irigasi guna meningkatkan pendapatan tambahan bagi warga (60% warga adalah petani).
Koperasi Petani: Menstabilkan harga komoditas pertanian melalui program koperasi agar petani tidak dirugikan saat masa panen.
4. Lingkungan, Kesehatan & Gotong Royong
Program PHBS: Mewujudkan lingkungan yang Bersih dan Sehat serta mengaktifkan kembali budaya gotong royong warga untuk kebersihan kampung.
Senam Sehat Ibu-Ibu: Mengaktifkan kembali kegiatan senam rutin di lokasi yang representatif agar kesehatan masyarakat terjaga.
5. Pemberdayaan Pemuda & Olahraga
Sarana Olahraga: Mendukung penuh kreativitas pemuda dengan menyediakan perlengkapan olahraga (seperti bola dan peralatan lainnya) agar pemuda memiliki kegiatan positif.
6. Penanggulangan Bencana & Sosial
Kesiapsiagaan Bencana: Menetapkan lokasi khusus pengungsian atau titik kumpul bencana yang layak, termasuk penyediaan fasilitas MCK/kamar mandi yang memadai bagi warga, terutama ibu-ibu dan lansia, saat kondisi darurat.
Komitmen Kerja
Seluruh visi dan misi ini bukan sekadar janji, melainkan akan dituangkan ke dalam:
RPJM-Kampung (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) untuk 6 tahun ke depan.
RKP-Kampung (Rencana Kerja Pemerintah) tahunan yang transparan.
”Mari Bersama Membangun Alur Bemban. Jangan Lupa, Pilih Nomor 4 untuk Perubahan Nyata, harap Antomy mengakhiri penyampaian visi dan misinya”.(Abdul Karim).












