KPU dan Bawaslu Mimika Jemput Data Pemilih Guna Persiapan DPT Berkualitas Menuju Pemilu 2029

  • Bagikan

Tabloidbnn.info.Timika, – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika mulai bergerak lebih awal menyiapkan data pemilih yang akurat menjelang Pemilu 2029.

Bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Mimika, KPU turun langsung melakukan pencocokan dan penelitian terbatas (Coktas) di sejumlah kawasan perumahan baru di Timika, Selasa (12/5).

Tiga kawasan yang menjadi sasaran pendataan yakni Perumahan Griya Anggrek Asri, Residence, dan Raffles Residence. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemutakhiran data pemilih berkelanjutan agar seluruh warga yang telah menetap di wilayah tersebut dapat terakomodasi dalam daftar pemilih.

Koordinator Divisi Data KPU Mimika, Budiono Muchie mengatakan, kegiatan Coktas difokuskan untuk memastikan validitas data pemilih yang diterima dari KPU RI, khususnya di kawasan perumahan baru yang berkembang pesat dan belum memiliki Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pemilu sebelumnya.

“Ini merupakan uji sampling untuk memastikan kebenaran data di lapangan. Kami juga berkoordinasi dengan pihak developer guna mengetahui jumlah kepala keluarga, jumlah rumah, serta potensi pemilih yang tinggal di kawasan ini,” ujarnya, Selasa (12/5)

Menurut Budiono, kawasan hunian baru di Mimika memiliki potensi penambahan pemilih yang cukup signifikan, terutama dari masyarakat pendatang yang kini menetap di Timika. Karena itu, KPU ingin memastikan hak pilih warga dapat tersalurkan sesuai domisili terbaru mereka.

Ia menjelaskan, proses pendataan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam pembentukan RT di lingkungan perumahan baru. Nantinya, data yang terkumpul akan dikoordinasikan bersama pemerintah distrik, bagian tata pemerintahan, pemerintah kampung hingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil guna mendukung perekaman KTP elektronik bagi warga yang belum memiliki identitas kependudukan.

“Kami ingin seluruh warga yang memenuhi syarat benar-benar masuk dalam data pemilih. Ini penting supaya tidak ada lagi masyarakat yang kehilangan hak pilih pada pemilu mendatang,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Mimika, Salahudin Renyaan menegaskan, pihaknya ikut melakukan pengawasan langsung agar proses pemutakhiran data berjalan maksimal dan tepat sasaran.

Menurutnya, evaluasi pada Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 menjadi catatan penting, karena masih ditemukan warga yang belum masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Kehadiran kami untuk memastikan seluruh warga di kawasan ini benar-benar terakomodasi dalam DPT berkelanjutan menuju Pemilu 2029. Jangan sampai ada lagi masyarakat yang kehilangan hak pilih karena persoalan administrasi,” jelasnya

Bawaslu Mimika juga memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala melalui uji petik dan pengecekan lapangan terhadap perkembangan data pemilih sepanjang tahun berjalan.

Dengan langkah jemput bola yang dilakukan sejak dini ini, KPU dan Bawaslu Mimika berharap kualitas data pemilih pada Pemilu 2029 semakin valid, akurat, dan mampu mendukung pelaksanaan pesta demokrasi yang lebih baik di Kabupaten Mimika. (Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *