Tabloidbnn.info. OKU Timur. Pemerintah Kabupaten OKU Timur menunjukkan langkah progresif dalam mempercepat penguatan ekonomi desa melalui program strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga saat ini, pembangunan ditargetkan mencapai 312 gedung koperasi, dengan 20 desa telah rampung, sekitar 100 dalam tahap pembangunan, 28 belum dibangun, dan 164 desa masih menghadapi kendala lahan.
Langkah konkret ini diperkuat melalui kunjungan dan koordinasi lapangan Staf Khusus Menteri Koperasi Republik Indonesia Prof. Ir. Ambar Pratiwi Ningrum, M.Si., Ph.D. yang disambut langsung oleh Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M. di Desa Trimoharjo, Kecamatan Semendawai Suku III, Kamis, 07 Mei 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pemantauan implementasi program KDKMP sebagai prioritas nasional dalam memperkuat ekonomi berbasis desa.
Staf Khusus Menteri Koperasi RI Ambar Pertiwiningrum mengapresiasi langkah cepat Kabupaten OKU Timur dalam mendukung program KDKMP. Ia menilai OKU Timur menjadi salah satu daerah yang progresif dalam membangun koperasi desa dan kelurahan di Sumatra Selatan.
Ia menjelaskan, KDKMP dirancang bukan sekadar tempat usaha, melainkan wadah pemberdayaan masyarakat desa. Melalui koperasi ini, masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pemilik dan penerima manfaat dari setiap usaha yang dijalankan.

“Keuntungan koperasi akan kembali kepada masyarakat setempat. Program ini menjadi sarana untuk meningkatkan kesejahteraan dan mendorong kemandirian ekonomi desa melalui akses modal, pelatihan, serta dukungan usaha,” jelasnya.
Bupati Enos dalam sambutannya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten OKU Timur siap memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat agar program koperasi dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. Menurutnya, keberadaan koperasi desa harus mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat kesejahteraan warga di tingkat desa.
“Harapan kita ke depan, kerja sama ini terus diperkuat agar koperasi tetap berjalan dengan baik dan mampu mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten OKU Timur Hairil Ramli, S.E., M.M. menyampaikan bahwa pembangunan KDKMP di OKU Timur direncanakan mencapai 312 gedung. Hingga saat ini, sebanyak 20 desa telah membangun koperasi, sekitar 100 gedung masih dalam proses pembangunan, 28 lokasi belum dibangun, dan 164 desa masih terkendala ketersediaan lahan.
Menurutnya, percepatan pembangunan koperasi terus dilakukan agar manfaat program dapat segera dirasakan masyarakat, terutama dalam membuka akses usaha, permodalan, hingga penguatan ekonomi desa.
Lebih dari sekadar seremoni, pembangunan KDKMP diproyeksikan menjadi fondasi lahirnya pusat-pusat ekonomi baru di pedesaan. Dengan koperasi yang dikelola masyarakat sendiri, warga diharapkan memiliki akses usaha yang lebih luas, peningkatan pendapatan, hingga terciptanya lapangan kerja yang mampu menekan kesenjangan ekonomi di desa.
Novriansyah.













