Tabloidbnn.Info– Bireuen –
Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG di Lhok Awe Teungoh 3, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen.
Dapur MBG Lhok Awe Teungoh 3 Bireuen terus menunjukkan komitmennya dalam menyediakan makanan bergizi bagi siswa dan masyarakat, sebanyak 2.200 penerima manfaat (PM) dari 14 Sekolah dan 2 desa dalam (program 3B) kini menikmati sajian yang dirancang secara profesional oleh Head Chef berpengalaman.
Adalah Nirwan Hadi, Head Chef SPPG MBG Lhok Awe Teungoh 3, yang menjadi sosok di balik racikan menu harian tersebut. Ia merupakan tenaga profesional yang telah memiliki Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di bidang Food and Beverage Services and Production. Sertifikasi ini menegaskan keahliannya dalam pengolahan dan penyajian makanan secara standar Badan Gizi Nasional.
Selain itu, Nirwan Hadi juga memiliki pengalaman kerja di sektor perhotelan sebagai bagian dari tim Food & Beverage Product di salah satu hotel di Medan (JW Marriott Hotel Medan), sebelum akhirnya mengabdikan diri dalam program pemenuhan gizi masyarakat dapur MBG Lhok Awe Teungoh 3, Bireuen
Proses menu seimbang dan terukur dengan daftar yang ajukan oleh ahli gizi bertugas di dapur MBG tersebut, setiap menu yang disajikan setiap hari tidak hanya memperhatikan rasa, tetapi juga nilai gizi yang terukur. Setiap porsi telah dihitung kandungan energinya, protein, lemak, karbohidrat, hingga serat.
Adapun setiap menu disesuaikan dengan kebutuhan gizi, dengan kisaran energi, Porsi kecil : ±437 – 484 kkal dan Porsi besar : ±509 – 619 kkal
Kandungan protein, lemak, dan karbohidrat juga dijaga agar seimbang untuk mendukung pertumbuhan dan aktivitas penerima manfaat, khususnya pelajar.
Dukung Program Gizi Nasional
Keberadaan SPPG MBG Lhok Awee Teungoh 3 Bireuen menjadi bagian penting dalam mendukung program peningkatan gizi siswa dan masyarakat penerima mamfaat.
Dengan pengelolaan Chef berprofesional dan menu yang terstandar, program ini diharapkan mampu: Mencegah stunting, Meningkatkan konsentrasi belajar siswa dan menjamin asupan gizi harian masyarakat
Head Chef Nirwan Hadi menyampaikan bahwa kualitas bahan, kebersihan, dan keseimbangan gizi menjadi prioritas utama dalam setiap sajian.
“Menu yang kami susun bukan hanya enak, tapi juga harus memenuhi standar gizi yang dibutuhkan penerima manfaat sesuai dengan arahan dari Badan Gizi Nasional (BGN),” ujarnya.
Harapan ke Depan dengan dukungan tenaga profesional dan sistem pengelolaan yang baik, SPPG MBG Lhok Awee Teungoh 3 Bireuen diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam implementasi program makan bergizi yang tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan.
(Red)












