Tabloidbnn.info. Keerom – Di tengah tenangnya suasana Kampung Tuali, Distrik Web, Kabupaten Keerom, Papua, terlihat Mama Bety bersama anggota Satgas Pos Tuali dan masyarakat duduk bersama sambil menenun noken. Minggu, 17/5/2026.
Di balik anyaman benang yang dirajut perlahan, tersimpan cerita tentang kehidupan, kebersamaan, dan warisan budaya Papua yang terus dijaga hingga saat ini. Suasana hangat penuh keakraban terasa ketika tawa kecil dan cerita sederhana masyarakat menyatu di bawah damainya kampung Papua.
Bagi masyarakat Papua, noken bukan hanya sekedar tas anyaman tradisional. Noken adalah simbol kehidupan, kerja keras, persaudaraan, dan lambang kedamaian yang diwariskan leluhur dari generasi ke generasi.
Melalui kegiatan ini, anggota Satgas tidak hanya belajar cara menganyam noken, tetapi juga belajar memahami budaya lokal, menghormati adat istiadat, dan merasakan hangatnya kebersamaan bersama masyarakat.
Kebersamaan antara Satgas dan masyarakat diharapkan dapat terus menumbuhkan rasa persaudaraan, kepedulian, dan semangat hidup damai di tanah Papua.
Selama tangan-tangan mama Papua masih menenun, di sanalah warisan budaya, kebersamaan, dan kedamaian akan terus hidup. Karena dari hal-hal kecil, tumbuh rasa kepedulian, persaudaraan, dan harapan untuk Papua yang damai. (Red)













