Plt. Sekda Aceh Tamiang Bersama Tim Tinjau Jembatan Rusak di Seruway

  • Bagikan

Tabloidbnn.info | Aceh Tamiang – Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Fahmi, MH, merespons cepat keluhan masyarakat terkait infrastruktur jembatan yang mengalami kerusakan di wilayah Kecamatan Seruway.

Sebagai tindak lanjut nyata, Bupati Armia menginstruksikan tim teknis dari jajaran Pemerintah Kabupaten untuk turun langsung meninjau kondisi jembatan di lapangan pada Kamis, Rabu, (14/5/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Plt. Sekda Drs. Syuibun Anwar turut didampingi oleh Plt. Kepala Dinas PUPR Dedi Nurfadli, ST, Kepala Bappeda Ir. H. Muhammad Zein, serta Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Farij, S.STP, Camat Seruway, Kepala Mukim Sungai Kuruk, kepala Mukim Gedung Biara dan Datok Penghulu masing-masing Kampung.

​Peninjauan ini difokuskan pada jembatan yang menghubungkan kedua kampung yakni, Kampung Matang Sentang dan Kampung Lubuk Damar dalam wilayah kecamatan Seruway. Selama ini, kondisi jembatan yang memprihatinkan tersebut menjadi kendala utama bagi mobilitas warga, terutama dalam mengangkut hasil bumi dan akses pendidikan anak sekolah.

​”Instruksi Bapak Bupati sangat jelas, kita harus melihat langsung skala kerusakannya agar dapat segera dipetakan langkah perbaikan yang efektif dan efisien,” ujar Plt. Sekda Syuibun Anwar.

Kehadiran jajaran kepala dinas terkait, termasuk Bappeda dan Disparpora menunjukkan bahwa perbaikan jembatan ini tidak hanya dilihat dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari sisi ​Perencanaan Anggaran, Melalui Bappeda untuk memastikan prioritas pembangunan, Mengingat wilayah Seruway memiliki potensi pesisir dan pariwisata yang memerlukan akses jalan yang mumpuni.

​Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Camat Seruway, Kepala Mukim, serta Datok Penghulu Kampung Matang Sentang. Pihak pemerintah desa mengapresiasi langkah responsif ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah kesulitan warga.

​”Kami sangat berterima kasih atas kunjungan ini. Jembatan ini adalah urat nadi ekonomi kami. Kami berharap perbaikan dapat segera terealisasi agar aktivitas warga kembali normal dan aman,” ujar Naharuddin selaku kepala mukim Sungai Kuruk.

Ia berharap, agar perbaikan jembatan bisa segera dilakukan demi menunjang kenyamanan dan kemajuan ekonomi warga di dua kampung tersebut.

Menurut Mukim Sungai Kuruk, Naharuddin, di Musrenbang lalu juga telah dibahas secara perioritas terkait jembatan penghubung  tersebut hingga menjadi usulan perioritas yang diusul ke Musrenbang tingkat kabupaten, ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang kini tengah melakukan kajian teknis lebih lanjut melalui Dinas PUPR untuk menentukan apakah jembatan tersebut akan masuk dalam program pemeliharaan rutin atau memerlukan rehabilitasi total pada tahun anggaran mendatang.(Abdul Karim).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *