Singgung Personil Damkar Aceh Tamiang, Oknum Operator SPBU Alur Bemban Minta Maaf

  • Bagikan

Tabloidbnn.info | Aceh Tamiang – Seorang oknum operator SPBU Alur Bemban, Kecamatan Karang Baru, akhirnya menyampaikan permohonan maaf setelah sempat menyinggung perasaan personil Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Aceh Tamiang dengan perkataan tidak menyenangkan.

​Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Aceh Tamiang, Ilham Malik, melalui Kabid Damkar dan Penyelamatan, Doni Indrawan, S.T., membenarkan insiden tersebut saat dikonfirmasi oleh tabloidbnn.info pada Senin (18/5/2026).

Ia menyatakan bahwa salah satu personilnya yang bernama Winanda Rozi menjadi korban atas tindakan tidak menyenangkan dari oknum petugas SPBU tersebut saat pengisian bahan bakar minyak (BBM) sepeda motor miliknya

​Doni menjelaskan, peristiwa bermula pada Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, Winanda Rozi sedang melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Alur Bemban. Secara tiba-tiba, oknum petugas SPBU mengeluarkan kalimat yang dinilai merendahkan profesi pemadam kebakaran.

​”Damkar BPBD makan gaji buta, tidak ada kerjanya,” ujar oknum tersebut. Perkataan itu pun langsung menyulut emosi dan rasa tersinggung dari para personil Damkar Aceh Tamiang.

​Merespons ketegangan yang terjadi, pihak manajemen SPBU Alur Bemban segera mengambil langkah cepat dengan mendatangi pimpinan Damkar untuk melakukan mediasi. Upaya tersebut membuahkan hasil positif dan kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.

​Sebagai bentuk pertanggungjawaban, oknum petugas SPBU berinisial MN membuat video pernyataan maaf terbuka yang ditujukan kepada Dinas Damkar dan BPBD Aceh Tamiang. Dalam video tersebut, MN mengaku khilaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya di masa mendatang.

​”Atas nama pribadi dan SPBU Alur Bemban, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kesilapan yang telah menyinggung Dinas Damkar dan BPBD Aceh Tamiang,” ungkap MN dalam videonya.

​Pasca-mediasi, hubungan kedua belah pihak justru semakin erat. Momen perdamaian tersebut ditandai dengan acara silaturahmi dan makan bersama yang digelar di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Aceh Tamiang.

​”Silaturahmi kedua belah pihak berjalan dengan sangat baik. Selain menyelesaikan kesalahpahaman, pihak SPBU kini juga berkomitmen memberikan kemudahan bagi armada Damkar dalam mendapatkan pasokan BBM demi kelancaran tugas-tugas kemanusiaan,” pungkas Doni seraya berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.(Abdul Karim).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *