Tabloidbnn.info | Langsa – Sekolah Sepak Bola (SSB) Muda Sedia Aceh Tamiang kelompok usia 14 tahun (U-14) sukses menyabet gelar juara pada ajang Festival SSB Perseka Cup I 2026. Turnamen tersebut berlangsung di Lapangan Sepak Bola Kampung Alue Beurawe, Kota Langsa, Minggu (17/5/2026).
Turnamen yang digelar sehari penuh ini diikuti oleh 20 SSB dari berbagai daerah. Kompetisi menggunakan format pertandingan 8 lawan 8 pemain dengan durasi waktu 2×15 menit.
Pada babak penyisihan Grup C, SSB Muda Sedia bersaing ketat dengan SSB Embun Pagi Langsa dan SSB Langsa Kids. Tim asal Aceh Tamiang ini lolos ke babak 16 besar setelah menang 1-0 atas SSB Langsa Kids dan bermain imbang 0-0 melawan SSB Embun Pagi.
Langkah SSB Muda Sedia terus melaju mulus lewat serangkaian pertandingan sengit:
Babak 16 Besar: Menang tipis 1-0 atas sesama tim Aceh Tamiang, SSB Busing.
Babak Perempat Final: Bermain imbang 0-0 melawan SSB Elang Biru Langsa, lalu menang adu penalti dengan skor 2-0.
Babak Semifinal: Menghadapi wakil Aceh Tamiang lainnya, SSB Tupah. Setelah bermain kacamata (0-0), SSB Muda Sedia mengunci tiket final lewat drama adu penalti dengan skor 3-2.
Di partai puncak, SSB Muda Sedia dijadwalkan menantang sang tuan rumah, SSB Perseka Langsa. Namun, karena pertandingan memasuki waktu azan Magrib, laga final tidak memungkinkan untuk dilaksanakan.
Berdasarkan kesepakatan, panitia akhirnya menentukan juara melalui undian koin (toss coin). Keberuntungan berpihak pada SSB Muda Sedia yang akhirnya resmi dinobatkan sebagai Juara I Festival SSB Perseka Cup I 2026.
Pelatih SSB Muda Sedia, Zulfikar AB, didampingi Asisten Pelatih Aidil Ghifari, mengaku sangat bersyukur atas capaian anak asuhnya.
”Kami sangat bersyukur atas hasil ini. Anak-anak sudah bermain dengan semangat dan kerja keras sejak babak penyisihan hingga final. Namun, kami berharap mereka lebih rajin berlatih agar bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi di masa mendatang,” ujar Zulfikar.
Sementara itu, Ketua Panitia Festival SSB Perseka Cup I 2026, Suhairi, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang menyukseskan festival sepak bola usia dini ini. Ia mengapresiasi para manajer, pelatih, dan pengurus SSB yang berkomitmen menjaga ketertiban selama turnamen.
”Panitia merasa bangga atas kesuksesan festival ini. Terima kasih kepada seluruh manajer dan ketua SSB yang ambil bagian karena telah menjaga ketertiban dan tetap menjunjung tinggi fair play,” kata Suhairi.
Suhairi menambahkan bahwa kompetisi ini bukan sekadar mencari pemenang, melainkan wadah pembentukan karakter bagi pesepak bola muda.
”Ini adalah festival untuk anak-anak. Keteladanan dan contoh yang baik dari para pelatih, manajer, maupun ketua SSB sangat penting untuk pembelajaran mereka,” pungkasnya.
Selain trofi juara, panitia juga menyerahkan medali serta uang pembinaan kepada para pemenang Juara 1, 2, dan 3 sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih.













