TK Merah Putih Lepas 19 Siswa dan Akan Melanjut ke SD

  • Bagikan

Tabloidbnn.info. Timika. TK dan PAUD Merah Putih Nawaripi, Distrik Wania melepas 19 anak untuk dilanjutkan pendidikan ke tingkat Sekolah Dasar (SD). Pelepasan berlangsung pada Jumat, (22/6/2026).

Kepala Sekolah TK PAUD Nawaripi, Ludfina Ranya dalam acara pelepasan menuturkan pelepasan tahun ini merupakan tahun ke 6 sekolah ini menamatkan anak-anak untuk meneruskan pendidikan mereka ke tingkat Sekolah Dasar (SD).

Kata Ludfina, sebagai pengelola pihaknya berterima kasih kepada kepala kampung Nawaripi, yang telah membangun gedung sekolah ini dan memberikan operasional untuk sekolah ini. Ucapan yang sama pula kepada orangtua yang mempercayakan pendidikan anak mereka untuk dididik di sekolah ini.

Pelepasan anak-anak ini atas dukungan penuh dari orangtua ini sehingga kegiatan berlangsung sukses.

Anak-anak yang selesai dari sekolah ini melanjutkan ke SD di Nawaripi dan juga SD diluar Nawaripi, seperti SD Tiga Raja, SDI Koperapoka dan SDI SP I dan SP IV. Untuk tahun ini diharapkan orangtua dapat menyekolahkan anak mereka di SDI Nawaripi.

” Atas nama para guru saya mengucapkan terima kasih kepada orangtua yang telah menyukseskan acara ini. Kepada pemerintah kampung yang telah mendukung penuh atas operasional dan kelangsungan sekolah ini mulai dari tahun pertama hingga tahun ini dan tahun-tahun selanjutnya,” terang dia.

Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun mengucapkan terima kasih kepada para guru yang bersusah payah mendidik anak-anak dari mereka masuk hingga pelepasan hari ini. Meski dalam keterbatasan tapi ibu-ibu guru tetap semangat mengelola sekolah ini hingga menamatkan siswa pada angkatan ke enam ini.

“semangat ini searah dengan visi misi pemerintah kampung yang mengedepankan Sumber Daya Manusia (SDM) generasi penerus Nawaripi dalam pendidikan. Semangat ini ibu-ibu guru mulai menjawab pentingnya pendidikan dalam mempersiapkan SDM bagi Nawaripi kedepan,” kata Norman.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Norman kepada orangtua murid yang mempercayakan sekolah ini sebagai tempat anak mereka dididik.

Meski demikian sekolah yang dibangun dengan Dana Desa ini membebaskan pembiayaan kepada semua siswa. Namun tahun ini seiring dengan keberadaan dana desa yang sangat kecil jujur pemerintah kampung mengharapkan ada dukungan dari Dinas Pendidikan. Setidaknya Dinas Pemdidikan merespon segera permintaan kampung Nawaripi atas pengelolaan sekolah ini.

” Tahun ini kampung dapat dana desa hanya sedikit dan tidak mampu membiayai sekolah ini. Kami berharap operasional sekolah ini dapat dibantu oleh dinas pendidikan. Mohon kepada Bupati untuk memberi tambahan Anggaran Dana Desa (ADD). Nawaripi untuk bayar gaji pegawai dalam satu tahun 1,5 miliar. Kami tahun memang susah dengan anggaran yang sedikit, diharapkan OPD teknis dapat membantu kami tangani pendidikan TK PAUD in,” terang dia.

Soal fasilitas, kata Norman pembangunan gedung sudah dibangun permanen dengan dana desa. Untuk permainan akan dibantu oleh Bunda PAUD Kabupaten Mimika, Ibu Susi Herawaty Rettob. Permainan yang dijanjikan Bunda PAUD sudah ada tinggal dikirim dan didorong ke Nawaripi saja. (red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *