Tampak anggota OPM memamerkan senjata yang mereka bantah.
Tabloidbnn.info. Paniai, – Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim berhasil merampas satu pucuk senjata jenis SS1 milik anggota TNI Angkatan Udara di wilayah Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Senin (11/5).
Dalam pernyataan resmi yang disampaikan manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM, operasi tersebut disebut dilakukan oleh pasukan Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai sekitar pukul 12.30 WIT saat melakukan aktivitas operasi di Kota Enarotali.
Juru Bicara Komnas TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menyebut senjata yang diklaim dirampas merupakan milik anggota Kopasgat TNI AU yang bertugas di Bandar Udara Enarotali, Kabupaten Paniai.
Menurut keterangan tersebut, aksi perampasan senjata dilakukan oleh pasukan yang disebut sebagai kompi markas Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai di bawah pimpinan Pangkodap Matius Gobai dan Wakil Pangkodap Henok Yeimo.
“Komnas TPNPB Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai siap bertanggung jawab atas perampasan senjata dari aparat keamanan saat bertugas di wilayah Paniai,” demikian isi pernyataan yang diterima wartawan, Selasa (12/5).
Dalam pernyataan itu, TPNPB-OPM juga dikembalikan kepada pemerintah pusat agar menarik personel militer organik maupun non-organik dari Tanah Papua.
Pernyataan tersebut diumumkan atas nama manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM dan ditandatangani Panglima Tertinggi Komnas TPNPB-OPM Goliat Naman Tabuni, Wakil Panglima Tinggi Melkisedek Awom, serta Kepala Staf Umum Terianus Satto.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI maupun aparat keamanan terkait klaim perampasan senjata tersebut. Situasi keamanan di wilayah Paniai dilaporkan masih dalam pemantauan aparat.(Red)













