Mendorong Akselerasi Pembangunan dan Pembangunan Wilayah Menko AHY dan Menteri Transmigrasi Turun ke Sumba Timur.

  • Bagikan

Tabloidbnn.info SumbaTimur- Waingapu Nusa Tenggara Timur-(NTT) Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono AHY dan Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara Turun ke Sumba Timur, Momentum ini Mendorong Akselerasi Pembangunan dan Transmigrasi di NTT. Pagi yang cerah di Bandar Udara Umbu Mehang Kunda, Selasa (19/8/20250 disambut derap langkah pejabat daerah.

Wakil Gubernur NTT, Irjen Pol (Purn) Johni Asadoma, berdiri berdampingan dengan Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali dan Wakil Bupati Yonathan Hani.

Barisan Forkopimda, anggota DPRD, hingga pimpinan perangkat daerah, membentuk pagar penghormatan ketika pesawat yang membawa rombongan menteri mendarat.

Dua tamu penting turun dari tangga pesawat: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara. Kehadiran mereka menandai babak baru koordinasi pembangunan antara pusat dan daerah, sebuah pesan politik sekaligus agenda teknokratik yang dikemas dalam kunjungan kerja.

“Ini bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan di Sumba Timur,” ujar Wakil Gubernur Johni Asadoma, menekankan bahwa kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum akselerasi.

Isu yang dibawa dua menteri itu bukan main-main peningkatan konektivitas antar wilayah, pembangunan infrastruktur dasar, dan pemberdayaan masyarakat transmigran. Di balik agenda teknis, terselip harapan besar: pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan dan terluar seperti NTT, agar tak lagi tertinggal dalam Peta Nasional.

Kunjungan ini sekaligus menghidupkan kembali wacana transmigrasi sebagai instrumen pembangunan wilayah. “Kami berharap berbagai program prioritas nasional bisa segera berjalan di Sumba Timur,” kata Umbu Lili Pekuwali.

Suasana penyambutan di Waingapu hari itu menjadi simbol pusat menaruh perhatian, daerah membuka tangan. Selebihnya, sejarah pembangunan akan menilai apakah kunjungan singkat ini menjelma tonggak nyata bagi transformasi Sumba Timur.

(*Ricardo).

Penulis: Ricardo Editor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *