Asefiesta 2025 Digelar Meriah – Festival Tari Serampang XII dan Kreasi Daerah Bakal Bawa Budaya Melayu Ke Dunia

  • Bagikan

Tabloidbnn.info. MEDAN. Acara Festival Lomba Tari Serampang XII dan Kreasi Daerah Nusantara Asefiesta 2025 yang diselenggarakan oleh ASETI Kota Medan sukses memukau para hadirin! Digelar di Gedung Taman Budaya Medan (Jalan Perintis Kemerdekaan No. 33, Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur), acara yang dihelat oleh pengurus ASETI Kota Medan diketuai Tengku Asri Syahputra (Sekretaris: Riska Indah Amelia Nasution, Bendahara: Syafrizal) menghadirkan pesona budaya Melayu yang tak terlupakan.

Acara yang mengangkat tema “Pemilihan Raja dan Ratu Serampang XII Kota Medan” dibuka dengan tari persembahan sekapur sirih yang penuh kehormatan. Kehadiran Ketua DPW Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (Hardep) Raju sebagai tamu kehormatan khusus semakin mengangkat makna acara ini sebagai ajang promosi budaya nasional.

Dalam sambutannya Ketua ASETI menyampaikan “Kami menyelenggarakan Asefiesta 2025 bukan hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi sebagai langkah konkret untuk mengangkat kembali kebanggaan budaya Melayu melalui Tari Serampang XII – ciptaan legendaris Alm. Guru Sauti,” ujar Tengku Asri dengan semangat.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyerahkan plakat penghargaan kepada Ibu Tina (Ketua Yayasan Guru Sauti Kota Medan yang juga merupakan cucu kandung dari alm Guru Sauti) sebagai bentuk apresiasi atas dukungannya dalam mengembangkan tarian ini hingga ke kancah dunia. “Alm. Guru Sauti lahir tahun 1903 di Pantai Cermin, Serdang Bedagai, dan merupakan guru SD yang memiliki visi besar untuk melestarikan budaya. Tarian yang awalnya bernama Tarian Pulau Sari sekitar tahun 1940-an kemudian berkembang menjadi Serampang XII dengan konsep yang mengangkat nilai-nilai muda mudi berkenalan, mendekati, dan menjalani pernikahan sesuai adat Melayu,” tambahnya.

Harapannya, Tari Serampang XII tidak hanya dikenal di nusantara tetapi juga menjadi daya tarik budaya Indonesia di kancah internasional. “Semoga masyarakat Melayu di mana pun berada tetap mencintai dan melestarikan warisan sejarah yang penuh makna ini,” pungkasnya.

Sekilas Tentang Tari Serampang XII

Tari Serampang XII adalah tarian tradisional Melayu yang memiliki gerakan elegan dan penuh simbolisme. Nama “Serampang XII” merujuk pada jumlah gerakan dasar yang khas, dengan kostum yang mencerminkan keanggunan budaya Melayu. Tarian ini awalnya diciptakan untuk mempererat tali silaturahmi antar pemuda dan pemudi, kemudian berkembang menjadi bagian penting dari upacara adat dan perayaan budaya Melayu.

Dalam acara ini, juri yang berpengalaman seperti Ibu Tina (cucu Alm. Guru Sauti), Tengku Haris (Raja Serampang XII se-ASEAN tahun 2000-an), dan Ibu Eka turut memberikan penilaian serta pemahaman mendalam tentang makna di balik setiap gerakan tarian.( HD).

Penulis: HardepEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *