Aceh Tamiang (Tabloidbnn.info) – Kepedulian terhadap insan pers dan masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang terus mengalir melampaui batas negara.
Jurnalis senior sekaligus mantan produser BBC Siaran Indonesia, Asyari Usman, menggerakkan aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan logistik dan sembako secara langsung kepada PWI Aceh Tamiang di Posko Media Center di halaman DPRK Aceh Tamiang Kecamatan Karang Baru serta warga terdampak lainnya di Kecamatan Rantau, Kamis (08/01/2026).
Bantuan ini merupakan hasil penggalangan dana dari jejaring diaspora Indonesia di Inggris dan berbagai negara lainnya, serta dukungan komunitas dari Medan hingga Pulau Jawa.
Adapun sembako yang disalurkan berupa, 1 karung beras 5 kg, kain sarung, Pop mie, roti/Snack serta lainnya.
Dalam kunjungannya ke Aceh Tamiang, Asyari Usman menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk solidaritas nyata dari kolega internasional yang menaruh perhatian besar terhadap kondisi Aceh.
”Bantuan ini bersumber dari teman-teman diaspora di Inggris dan negara lain, serta sahabat-sahabat di Indonesia, termasuk dari Medan dan Jawa. Selain dana pribadi, ini adalah amanah dari mereka yang peduli untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh,” ujar Asyari Usman saat menyerahkan bantuan secara simbolis.
Ia berharap bantuan kebutuhan pokok ini dapat memberikan manfaat langsung, terutama bagi rekan-rekan PWI dan warga yang aktivitas ekonominya sempat lumpuh akibat bencana.
Aksi sosial ini juga memperlihatkan kuatnya ikatan di kalangan insan pers nasional. Dalam kunjungannya, Asyari Usman didampingi oleh dua tokoh media kawakan yakin; Ramadan MS (CEO KBA.ONE dan Redaktur Senior Waspada.id) dan Maskur Abdullah (Redaktur Pelaksana Waspada Aceh)
Ketiga jurnalis senior ini memiliki ikatan sejarah yang kuat karena pernah bersama-sama mengabdi di BBC Siaran Indonesia. Kehadiran mereka di lokasi bencana menunjukkan sisi lain jurnalisme tidak sekadar melaporkan berita, tetapi juga hadir sebagai penggerak aksi kemanusiaan di lapangan.
Kunjungan ini diharapkan menjadi pemantik bagi pihak lain untuk tetap konsisten memberikan perhatian pada masa pemulihan pascabencana. Asyari Usman menyadari bahwa tantangan yang dihadapi warga setelah air surut sering kali jauh lebih berat.
Di akhir kunjungannya, Asyari memberikan pesan penyemangat bagi anggota PWI Aceh Tamiang. “Tetaplah tegar dan kuat menghadapi cobaan ini. Teruslah berkarya, jaga kesehatan, dan tetap semangat dalam menyampaikan informasi kepada publik,” tutupnya












