Tabloidbnn.info. Panai Jaya – Seorang perempuan bernama Suryani, istri dari Komandan Regu Pengamanan (Danton), mengaku mengalami perlakuan tidak menyenangkan saat melintas di depan pos jaga masuk areal Perkebunan PT.PN IV Regional II Kebun Panai Jaya, Senin (12/1/2026). sekitar jam 2’00wib.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Suryani menyebut dirinya diperiksa oleh Koordinator Kepala Pengamanan (Koorkam) PTPN Panai Jaya, Pelda (Purn) M.Idris, yang menurutnya terkesan mencurigai ia mencuri brondolan sawit.
Suryani menegaskan bahwa ia tidak mengambil brondolan, melainkan hanya mengambil tanah yang rencananya akan digunakan untuk media tanam polibag di rumahnya.
“Saya hanya ambil tanah, bukan brondolan. Tapi saya malah diperiksa seperti pencuri,” ujar Suryani.
Ia mengaku, dalam proses pemeriksaan tersebut, Korkam sempat memegang tangannya dengan kesan memaksa untuk melihat isi plastik yang ia bawa.
Merasa tertekan, Suryani kemudian melemparkan bungkusan plastik ke tanah.
Suryani juga menyayangkan pemeriksaan tersebut, karena menurut pengakuannya, hanya dirinya yang diperiksa, sementara sejumlah orang lain yang melintas di depan pos jaga pada saat yang sama tidak dilakukan pemeriksaan.
“Yang lain lewat dibiarkan, hanya saya yang diperiksa,” katanya.
Sementara itu, Pelda (Purn) M.Idris selaku Korkam PT.PN IV Panai Jaya memberikan klarifikasi.
Ia menyatakan bahwa pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari tugas patroli dan pengamanan rutin di area perkebunan.
Terkait tudingan pemegangan tangan korban, M.Idris membantah adanya unsur pemaksaan. Ia menyebut tindakan tersebut terjadi secara refleks, lantaran korban disebut hendak memegang bagian lehernya saat pemeriksaan berlangsung.
“Itu refleks. Tidak ada niat melakukan kekerasan. Pemeriksaan murni tugas pengamanan,” jelasnya.
M.Idris juga menyatakan siap menghadapi proses hukum apabila pihak Suryani memilih membawa persoalan ini ke jalur hukum.
“Kalau memang dibawa ke jalur hukum, saya siap,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari manajemen PTPN Panai Jaya terkait insiden tersebut.
Peristiwa ini pun menjadi perhatian masyarakat sekitar, yang berharap adanya klarifikasi menyeluruh dan penyelesaian yang adil bagi semua pihak.(s. lbs)












