Tabloidbnn.info | Aceh Tamiang – Menindaklanjuti informasi dan arahan dari Juru bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Aceh Tamiang mengeluarkan imbauan terkait adanya dugaan praktik penjarahan barang milik penyintas bencana hidrometeorologi (banjir) di wilayah Aceh Tamiang.
Laporan yang beredar di media sosial maupun informasi langsung dari masyarakat mengindikasikan adanya oknum yang menyasar barang-barang bekas bernilai, material besi, hingga unit kendaraan yang terdampak banjir dan masih berada di lokasi kejadian.
Terkait hal tersebut, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Azwanil Fakhri, Minggu , (18/1/2026) menyampaikan poin-poin sebagai berikut:
1. Pengamanan Aset Mandiri
Masyarakat yang memiliki aset berupa material besi bekas maupun unit kendaraan di lokasi terdampak banjir diimbau untuk segera mengamankan barang-barang tersebut. Jika belum memungkinkan untuk dievakuasi, pemilik diharapkan berkoordinasi dengan warga setempat atau perangkat desa guna pengawasan bersama sebagai langkah antisipasi.
2. Pengawasan oleh Aparat Penegak Hukum (APH)
Kami memohon dukungan dari pihak Kepolisian dan aparat penegak hukum lainnya untuk meningkatkan pengawasan serta menertibkan lokasi-lokasi penampungan barang bekas (pengepul besi). Selain itu, diharapkan adanya pemeriksaan ketat terhadap armada angkutan yang membawa kendaraan bekas dampak banjir keluar dari wilayah Aceh Tamiang guna memastikan legalitas kepemilikan unit tersebut.
3. Partisipasi Aktif Masyarakat
Warga diharapkan tetap waspada dan proaktif dalam memantau lingkungan sekitar. Jika ditemukan aktivitas mencurigakan yang mengarah pada penjarahan atau pengangkutan barang tanpa izin pemilik, segera laporkan kepada pihak berwajib agar dapat segera ditindaklanjuti.
4. Sinergi Pemerintah dan Warga
Upaya ini dilakukan semata-mata untuk melindungi sisa-sisa harta benda milik masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Jangan sampai duka para korban bertambah akibat ulah oknum yang memanfaatkan situasi bencana untuk keuntungan pribadi.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berkomitmen untuk memastikan keamanan dan ketertiban pascabencana tetap terjaga demi kelancaran proses pemulihan sosial dan ekonomi warga, ungkap, ungkap Kabag Protokol & Komunikasi Pimpinan Setdakab Aceh Tamiang, Azwanil Fakhri.












