Rawat Tradisi dan Sejarah, Warga Jalan 21 Januari Balikpapan Gelar Doa Bersama

  • Bagikan

Tabloidbnn.info | Balikpapan —Warga Jalan 21 Januari, Kelurahan Baru Tengah, Kecamatan Balikpapan Barat, kembali menggelar tradisi doa bersama dan syukuran tahunan pada Jumat (23/1/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan kolektif terhadap sejarah penamaan wilayah serta warisan leluhur yang telah terjaga selama puluhan tahun.

​Bagi masyarakat di kawasan Dermaga Telaga Mas, syukuran ini bukan sekadar seremoni, melainkan identitas sosial. Di tengah pesatnya modernisasi Kota Balikpapan, warga berkomitmen menjaga nilai kebersamaan dan gotong royong yang diwariskan para pendiri wilayah. Menariknya, seluruh rangkaian acara dipersiapkan secara swadaya dan sukarela oleh warga.

​“Dulu kawasan ini dibangun dengan semangat gotong royong. Walaupun para pendiri sudah wafat, kami ingin generasi muda tetap mengingat sejarahnya. Itulah alasan tradisi ini terus kami jaga,” ujar H. Syamsuddin (Haji Encung), tokoh masyarakat setempat yang hadir mengisahkan perjuangan para pendahulu.

Acara yang berlangsung sederhana namun khidmat ini juga menjadi ajang transfer sejarah secara lisan kepada generasi penerus. Warga meyakini bahwa dengan mengenang jasa para pendahulu, fondasi kehidupan bermasyarakat di kawasan tersebut akan tetap kokoh.

​Suasana kekeluargaan terasa kental saat warga membawa hidangan dari rumah masing-masing untuk disantap bersama. Kehangatan ini semakin lengkap dengan kehadiran:

  • ​Tokoh masyarakat dan warga lintas lingkungan.
  • ​Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Baru Tengah.

​Kehadiran aparat keamanan tidak hanya untuk memastikan situasi kondusif, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan positif yang mempererat kohesi sosial. Tidak ada sekat antara pejabat wilayah, tokoh masyarakat, maupun warga biasa; semua duduk melingkar dalam semangat persaudaraan.

​Tradisi Jalan 21 Januari terbukti memberikan dampak positif dalam menjaga komunikasi dan solidaritas antarwarga. Di tengah arus modernisasi, warga berharap kegiatan ini tetap lestari sebagai warisan budaya lokal yang membanggakan bagi Kota Balikpapan.

(Onnel)

Penulis: Onnel
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *