Tabloidbnn.info | Palangka Raya – Didampingi Sekretaris dan Bendahara beserta anggota, Boy Tanriomato selaku ketua Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) kabupaten
Tujuan dilaksanakannya Musdalub tersebut adalah demi memperkokoh konsolidasi internal serta merespons dinamika perkembangan dunia pers yang semakin cepat. Endra Setiawan, yang akrab disapa Iwan dan sebelumnya sukses mengemban jabatan Sekretaris PW IWO Kalteng. Kegiatan pemilihan ketua tersebut tertuang dalam berita acara dan disepakati oleh beberapa pihak pengurus IWO yang juga berlangsung khidmat dan penuh kedewasaan di Ballroom Hotel Hawaii, Kota Palangka Raya, Sabtu (24/01/2026).
Usai melaksanakan kegiatan, Ketua PD IWO Bartim, Boy Tanriomato saat diwawancarai awak media mengapresiasi terlaksananya Musdalub dan mengajak anggota IWO kedepannya harus Kreatif, Energik, Jeli, Akuntabel dan Misionaris (KEJAM).
“Selamat kepada Endra Setiawan yang telah dipercaya menahkodai PW IWO Kalteng. Semoga ke depan IWO semakin solid dan jaya,” tuturnya.
Lebih lanjut dikatakan Boy, saya juga berharap untuk kawan-kawan PD IWO kabupaten bisa saling bahu-membahu, saling komunikasi dan kedapan IWO harus tetap KEJAM,” tegas Boy.
Pada kesempatan itu juga, Boy menjelaskan keberadaan IWO yang di naungi berbagai jurnalis diharapkan tetap “KEJAM” yang diartikan lebih Kreatif, Energik, Jeli, Akuntabel dan Misionaris.
Kreatif harus dimiliki seorang jurnalis yang memiliki kemampuan untuk menciptakan ide-ide baru, solusi inovatif, atau karya yang unik.
Energik juga sangat diperlukan pekerja Pers yang penuh semangat, giat, dan berenergi tinggi. Peran wartawan yang energik biasanya sangat aktif, antusias, dan bisa memotivasi orang lain.
Jeli dan peka, tajam, dan cermat dalam melihat atau memahami sesuatu. Wartawan yang jeli bisa menangkap detail-detail kecil yang mungkin orang lain terlewatkan.
Akuntabel juga harus dimiliki seorang jurnalis, agar dapat bertanggung jawab atas tindakan dan keputusan yang diambil, serta transparan dalam melaporkan hasilnya.
Misionaris juga perlu dimiliki pekerja pers, karena dalam melakukan misi, biasanya dalam konteks, untuk menyebarkan informasi atau kepercayaan tertentu kepada orang lain sehingga organisasi IWO tetap jaya dan memiliki prinsip.
Keberhasilan pelaksanaan Musdalub ini menjadi momentum penting bagi PW IWO Kalteng untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pers dan masyarakat Kalimantan Tengah.(td/cp)












