Tabloidbnn.info | Aceh Tamiang – Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dalam kunjungan kerja ke SMPN 1 Karang Baru dan lokasi Hunian Sementara (Huntara) 2 di Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru, Jumat (30/1/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran beserta rombongan meninjau langsung kondisi ruang kelas dan fasilitas sekolah yang terdampak banjir bandang pada 26 November 2025 lalu. Selain sekolah, Wapres juga mengecek pembangunan Huntara 2 yang berlokasi di lapangan sepak bola SMPN 1 Karang Baru.
Dorong Percepatan Fasilitas dan Program Makan Bergizi
Kepala SMPN 1 Karang Baru, Edi Wahyudi, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesediaan Wapres mengunjungi sekolahnya. Ia menyebutkan bahwa dalam kesempatan tersebut, Wapres memberikan perhatian khusus pada kenyamanan belajar siswa dan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
”Bapak Wapres berpesan agar program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tersalurkan dengan baik dan sehat untuk siswa. Beliau juga mendorong percepatan bantuan mobiler (meja-kursi) agar proses belajar mengajar kembali nyaman,” ujar Edi.
Sebagai bentuk kepedulian, Wapres Gibran juga menyerahkan 75 paket sembako untuk para guru serta bantuan alat tulis bagi para siswa.
Progres Huntara Capai 71 Persen
Di lokasi berbeda, Manager Proyek PT Wika untuk Pembangunan Huntara 2, Mario Franskista, S.ST., menjelaskan bahwa progres pembangunan hunian bagi penyintas banjir tersebut berjalan lancar.
”Saat ini pembangunan sudah mencapai 71 persen dari total 156 unit hunian yang direncanakan. Target kami, seluruh bangunan dapat diselesaikan sebelum memasuki bulan Ramadhan,” jelas Mario.
Ia menambahkan, fasilitas di kompleks Huntara ini dirancang cukup lengkap untuk menjamin kenyamanan warga, mencakup:
- Area komunal
- Taman bermain anak
- Mushalla
- Fasilitas sanitasi/toilet yang memadai.
Selanjutnya, Wapres Gibran bersama rombongan juga meninjau kondisi RSUD Muda Sedia serta Huntara 1 di Simpang Empat Upah.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan infrastruktur pendidikan dan pemukiman di Aceh Tamiang pasca-bencana.












