Pemkab Aceh Tamiang Siapkan 6.024 Unit Huntara dan Huntap bagi Korban Banjir Bandang

  • Bagikan

Tabloidbnn.info | ​Aceh Tamiang – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merilis progres pembangunan hunian bagi korban banjir bandang yang terjadi pada 26 November 2025 lalu. Total terdapat 6.024 unit hunian yang disiapkan, terdiri dari 3.478 unit Hunian Sementara (Huntara) dan 2.546 unit Hunian Tetap (Huntap).

​Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tamiang, Iman Suhery, S.STP, dalam konferensi pers di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (3/2/2026).

Turut mendampingi dalam acara tersebut Kepala Dinas Sosial Aceh Tamiang, A. Yani, Kepala BPKD Yusriati, serta Kepala Dinas PUPR Aceh Tamiang Mix Donal.

​”Hunian ini diperuntukkan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, hilang, atau hanyut terseret arus banjir,” ujar Iman Suhery.

​Hingga saat ini, pembangunan Huntara bersumber dari 12 donatur dan instansi, dengan rincian sebagai berikut:

  • ​Danantara: 600 unit.
  • ​Kementerian PUPR: 84 unit (sudah ditempati) di belakang Kantor DPRK dan 156 unit di Lapangan Sepak Bola Kampung Bundar.
  • ​BNPB: 1.621 unit (terpusat) dan 455 unit (insitu).
  • ​Overlanding (Menko Infra AHY): 165 unit di Desa Lubuk Sidup, Sekerak.
  • ​Dompet Dhuafa: 10 unit di Kampung Tanjung Karang dan 117 unit di Paya Perang, Rantau.
  • ​Lainnya: Merce (125 unit di Kota Lintang), Ibu Gubernur Aceh (109 unit di Rimba Sawang), BAZNAS (30 unit), dan Dedikasi Foundation (6 unit).

​Pemerintah juga mempercepat rencana pembangunan hunian tetap di beberapa titik strategis:

  1. ​Budha Tzu Chi: 500 unit di Kampung Tanjung Seumantoh, Karang Baru.
  2. ​Polri: 259 unit di Kampung Simpang Kanan, Kejuruan Muda.
  3. ​Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP): 1.796 unit yang tersebar di:
    • ​Kampung Bundar (250 unit)
    • ​Kampung Kebun Tanah Terban (350 unit)
    • ​Kampung Pantai Tinjauan (210 unit)
    • ​Kampung Babo (523 unit)
    • ​Kampung Perkebunan Pulau Tiga (463 unit).

​Iman Suhery berharap seluruh proses pembangunan, khususnya Huntara, dapat rampung dalam waktu dekat. Target utamanya adalah memastikan warga terdampak tidak lagi berada di tenda pengungsian saat memasuki bulan suci Ramadhan.

​”Kami berupaya semaksimal mungkin agar menjelang Ramadhan ini, semua Huntara sudah bisa ditempati. Kami ingin warga dapat beribadah dengan lebih layak dan nyaman,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Karim
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *