Babinterau Lanud YKU Ikut Hadir Rapat Penanganan Kasus Malaria di Distrik Wania

  • Bagikan

Tabloidbnn.info. Timika. Bintara Pembina Teritorial Angkatan Udara (Babinterau) Lanud Yohanes Kapiyau, Serka Kasimirus Anitu, menghadiri dan mengikuti rapat penanganan kasus malaria di Distrik Wania Kampung Nawaripi, Kolaborasi antara Puskesmas Wania, Malaria Control PT.Freeport Indonesia yang digelar di Puskemas Wania. Kamis (19/2/2026).

Rapat tersebut yang dilaksanakan sebagai respons atas data Percepatan Eliminasi Malaria Tahun 2025 pada Dinas Kesehatan Mimika menunjukan Puskesmas Wania mencatat pemegang rekor jumlah kasus positif malaria tertinggi dibandingkan fasilitas kesehatan lainnya yang ada di kebaupaten Mimika.

Sesuai data analisis sebaran kasus malaria per puskesmas tahun 2025, bahwa Puskesmas Wania melakukan pemeriksaan terhadap 139.083 orang, dengan temuan 19.314 kasus positif malaria dan positivity rate (PR) sebesar 13,89 persen. Jumlah ini menjadi yang tertinggi secara komulatif di Mimika.

Melalui rapat tersebut, disepakati sejumlah langkah penanganan dan pencegahan untuk menekan penyebaran malaria khususnya di Distrik Wania, Kampung Nawaripi. Di antaranya akan dilaksanakan kerja bakti rutin yang dilaksanakan satu bulan dua kali pada hari jumat, yang dalam pelaksanaan kegiatan nanti akan berkolaborasi bersama Puskesmas Nawaripi, Malaria Control PT.FI, Pemerintah Distrik Wania dan Perwakilan dari Instansi TNI/Polri degan pelaksanaannya kerja bakti di pusatkan di RT 1 sampai dengan RT 4 Kampung Nawaripi.

Rencana pelaksanaan kerja bakti yang akan dilaksanakan yaitu : sosialisasi Malaria oleh petugas Kesehatan, pembersihan parit-parit, pemeriksaan darah Malaria, Penyemprotan rumah warga, pemeriksaan jentik nyamuk di lingkungan rumah warga serta pembagian kelambu obat. Pelaksanaan kegiatan dimulai dilaksanakan pekan depan.

Serka Kasimirus Anitu, menyampaikan dukungan penuh TNI dalam upaya penanganan dan pencegahan malaria di wilayah binaan. Kehadiran kami dalam rapat tersebut menjadi wujud sinergi antara TNI, pemerintah Distrik, aparat desa, dan tenaga kesehatan guna melindungi masyarakat serta memastikan upaya pencegahan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam pertemuan ini yaitu, Mr.Jhon Maseko (ISOS-V8 PT.FI), Petugas dari Community Health Development Freeport Indonesia (CHD – PTFI), petugas konseling CHD PT.FI dan tenaga Medis Puskesmas Wania.

Penulis: Serka Kasimirus AnituEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *