Dinkes Papua Tengah Dorong ANC Terintegrasi untuk Kurangi Angka Kematian Ibu

  • Bagikan
Kepala Dinas Kesehatan Papua Tengah, dr. Silwanus A. Sumule, Sp.OG(K), MH.Kes, saat memberikan Materi

MIMIKA – Dalam upaya menekan angka kematian ibu di Papua Tengah, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPK2KB) Papua Tengah gelar sosialisasi Ante Natal Care (ANC) Terintegrasi. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 19-20 November 2024, dengan melibatkan sekitar 90 bidan dan 20 dokter.

Kegiatan ini diselenggarakan melalui kolaborasi dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), serta dukungan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Kepala Dinas Kesehatan Papua Tengah, dr. Silwanus A. Sumule, Sp.OG(K), MH.Kes, menegaskan bahwa ANC Terintegrasi menghadirkan cara baru dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu hamil.

 “ANC sebenarnya sudah rutin dilakukan. Namun, dengan pendekatan terintegrasi ini, pemeriksaan menjadi lebih menyeluruh, mencakup USG untuk mendeteksi risiko kehamilan sejak dini,” jelas dr. Sumule usai membawakan materi pada Selasa (19/11/2024).

Program ini menekankan pemeriksaan yang lebih komprehensif, meliputi deteksi dini penyakit seperti diabetes, jantung, infeksi (HIV, sifilis, hepatitis), hingga komplikasi kehamilan seperti preeklampsia. Para peserta juga akan mempelajari 22 modul pelatihan, dengan 11 modul diselesaikan pada hari pertama.

Selain pelatihan teori, para dokter dilatih untuk melakukan pemeriksaan USG, yang menjadi bagian penting dalam mendeteksi kesehatan ibu dan janin sejak trimester pertama hingga ketiga.

Di sisi lain, Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang telah diperbarui menjadi alat pendukung penting dalam pendekatan ini. Buku ini berfungsi sebagai catatan kesehatan dan media komunikasi antara tenaga kesehatan dan keluarga pasien.

“Seluruh hasil pemeriksaan dicatat di Buku KIA, sehingga mempermudah komunikasi dan pemantauan kesehatan ibu hamil,” kata dr. Sumule.

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *