Tabloidbnn.info Kuala Pembuang-Seruyan Kalteng, Peningkatan jalan ujung Pandaran Kuala Pembuang tepatnya di Kalap, menghubungkan dari Seruyan ke Kotim mengalami kerusakan meskipun baru selesai dikerjakan pada akhir tahun 2024.
Kerusakan jalan tersebut, memicu keluhan dari warga setempat Ahmad, yang mempertanyakan kualitas pekerjaannya, dan keprihatinan nya Jum’at 10/02025.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Rumah (PUPR) provinsi Kalteng melalui kepala bidang bina marga, Rody menjelaskan bahwa kerusakan jalan tersebut disebabkan oleh bencana alam, yakni oleh pengaruh air pasang laut yang sering terjadi di wilayah itu.
Lebih lanjut, dari pihak rekanan atau kontraktor, yang melakukan pekerjaan itu, menyatakan kesanggupannya untuk memperbaiki pada masa tahap pemeliharaan ternak Rody.
Adapun untuk melakukan perbaikannya, jalan ujung Pandaran masih belum bisa dilakukan karna kondisi air pasang laut masih berlangsung ungkap Rody.
Sebagai informasi, jalan ujung Pandaran Kuala Pembuang diketahui merupakan proyek peningkatan jalan yang di biayai melalui,Dana Alokasi Umum (DAU) provinsi Kalteng tahun 2024, dengan nilai kontrak Rp 9,61 miliar.
Berdasarkan dokumen DPA-SKPD provinsi Kalteng, pekerjaan peningkatan jalan tersebut, mulai 8 Mei hingga 3 Desember 2024, dengan masa pemeliharaan selama 180 hari kalender.
Namun kurang dari satu bulan, setelah pelaksanaan proyek selesai jalan tersebut, mengalami kerusakan yang cukup parah, terutama di bagian Siring jalan yang longsor, dan bahkan proyek itu sebelum berakhir masa pekerjaannya.












