Tanloidbnn.info. Pangakalan Bun. Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Arut, Kotawaringin Barat, Kamis 23/1/2025 lalu.
Adapun kunjungan rombongan komisi I DPRD Kotim ini,bertujuan untuk memperkuat sinergi antar daerah serta menggali pengalaman dan strategi dalam pengelolaan layanan air bersih yang berkualitas.
Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor Perumda Tirta Arut, rombongan Komisi I DPRD Kotim disambut oleh Derektur PDAM Kobar Sariansyah, dan jajaran direksi manajemen perusahaan.
Pertemuan ini membahas sejumlah isu strategis, seperti peningkatan pelayanan, efisiensi distribusi air, hingga solusi terhadap berbagai tantangan penyediaan air bersih bagi masyarakat.
Sebagai bagian dari agenda, delegasi DPRD Kotim juga melakukan kunjungan lapangan ke fasilitas pengolahan air milik Perumda Tirta Arut.
Mereka menyaksikan langsung proses filtrasi, pengolahan,dan distribusi air bersih, serta mendengar pemaparan tentang inovasi dan pemeliharaan infrastruktur yang diterapkan.
Ketua Komisi I DPRD Kotim, Angga Aditya Nugraha, mengapresiasi pengelolaan yang dilakukan oleh Perumda Tirta Arut di bawah kepemimpinan Derektur PDAM Sapriansyah ini.
Ia berharap kunjungan ke Kotawaringin Barat ini dapat menjadi pijakan untuk meningkatkan layanan air bersih di Kotawaringin Timur.
Kami banyak belajar dari pengalaman Perumda Tirta Arut Kobar khususnya dalam menghadapi tantangan pengelolaan air bersih. Kami optimistis pengetahuan ini, akan menjadi referensi penting bagi upaya peningkatan pelayanan di daerah kami ungkap Aditya.
Derektur Perumda Tirta Arut, Sapriansyah, mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan tersebut.Ia berharap sinergi antar daerah dalam pengelolaan sumber daya air dapat terus diperkuat demi kemaslahatan masyarakat
Kerja sama ini adalah langkah positif, untuk saling berbagi pengalaman dan inovasi. Kami terbuka untuk menjalin kolaborasi yang lebih erat dengan pihak DPRD Kotim ujar Sapri sapaan akrabnya.
Kunjungan ini, diharapkan mampu menghasilkan solusi bersama yang berdampak positif bagi masyarakat kedua daerah, terutama dalam memberikan akses air bersih yang lebih baik lagi tutup Sapri.












