Tabloidbnn.Info | Banda Aceh – Bank Aceh kembali mencatat prestasi membanggakan di tahun 2024 dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun Buku 2024 dari Kantor Akuntan Publik (KAP) dengan petugas Heliantono dan Rekan.
Opini ini menunjukkan komitmen Bank Aceh dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dan transparan. “Opini WTP ini tidak terlepas dari kinerja keuangan solid sepanjang 2024,” Ujarnya Plt. Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, pada Kamis, 23 Januari 2025.
Hingga akhir tahun 2024, aset Bank Aceh tercatat mencapai Rp31,9 triliun, naik menjadi 4,82 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp30,4 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan pembiayaan dan Dana Pihak Ketiga (DPK).
Fadhil menyebutkan, pembiayaan konsolidasi Bank Aceh tumbuh 9,19 persen, dari Rp18,7 triliun pada 2023 menjadi Rp.20,4 triliun di 2024. Selain itu, laba Bank Aceh pada 2024 mencapai Rp.590 miliar.
Sebagai Bank Daerah Provinsi Aceh, atau sebut Bank Aceh juga fokus pada pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Kami mendukung UMKM melalui pembiayaan seperti KUR dan pembiayaan mikro untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Tambah Fadhil.
Kinerja positif Bank Aceh juga tercermin dari peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 7,15 persen, dari Rp24,4 triliun pada 2023 menjadi Rp26,2 triliun di 2024.
“Kepercayaan masyarakat terhadap kami terus meningkat. Kami berkomitmen untuk memberikan kontribusi lebih besar bagi pembangunan Aceh,” Kata Fadhil.
Bank Aceh juga terus berinovasi dengan meluncurkan fitur baru pada layanan mobile banking, Actioncash, yang memungkinkan nasabah melakukan penarikan atau penyetoran tunai tanpa kartu di lebih dari 300 gerai ATM di Aceh, Medan, dan Jakarta.
Selain itu, Bank Aceh meraih 17 penghargaan sepanjang tahun 2024, termasuk Pariwara Anti Korupsi 2024 dari Lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi RI (KPK), Financial Literacy Award 2024 dari OJK, dan beberapa penghargaan dari BPKH Banking Award 2024 terkait layanan pendaftar haji terbaik.
Selain itu, Fadhil mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat. “Pencapaian ini hasil kerja keras tim Bank Aceh, dukungan shareholder, stakeholder, serta kepercayaan nasabah. Kami akan terus meningkatkan kinerja dan layanan terbaik,” Pungkasnya Plt. Direktur Utama Bank Aceh (MZ)












