Tabloidbnn.info. Kota Kupang -NTT– Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena melakukan perombakan jajaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan melantik 23 pejabat pimpinan tinggi pratama serta mengukuhkan 12 pejabat lainnya dalam jabatan yang sama, Senin (16/3/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Aula El Tari Kantor Gubernur NTT itu turut dihadiri Wakil Gubernur Johni Asadoma, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Flori Rita Wuisan, unsur Forkopimda, para pimpinan perangkat daerah, serta perwakilan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Langkah rotasi dan pengukuhan tersebut disebut sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya memperkuat kinerja birokrasi dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.
Dalam arahannya, Melki menegaskan bahwa pejabat pimpinan tinggi pratama memiliki tanggung jawab strategis sebagai penggerak utama pelaksanaan program pemerintah daerah.
“Para pejabat ini adalah jenderal lapangan yang bertugas menerjemahkan visi dan misi pemerintah daerah serta memastikan program pembangunan berjalan efektif,” kata Melki.
Ia meminta para pejabat yang dilantik untuk bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah.
Gubernur juga menekankan pentingnya percepatan implementasi sejumlah program prioritas daerah, antara lain penguatan ekonomi lokal melalui program One Village One Product (OVOP), pengembangan pasar produk daerah melalui NTT Mart, serta mendorong gerakan Beli Produk NTT.
Melki menambahkan bahwa keberhasilan program pembangunan sangat bergantung pada kinerja birokrasi yang responsif, inovatif, dan mampu membangun komunikasi publik yang baik dengan masyarakat.
Daftar 23 Pejabat Eselon II yang Dilantik :
1. Dr. Drs. Yusuf Lery Rupidara, M.Si – dari Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan.
2. Linus Lusi, S.Pd., M.Pd – dari Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan menjadi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah.
3. Ir. Yohanes Oktovianus, MM – dari Kepala Dinas Peternakan menjadi Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi NTT.
4. Ruth Diana Laiskodat, S.Si., Apt., MM – dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menjadi Kepala Dinas Kesehatan.
5. Henderina Sintiche Laiskodat, SP., M.Si – dari Kepala Badan Pengembangan SDM Daerah menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat.
6. Alexon Lumba, SH., M.Hum – dari Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah.
7. Dr. Alfonsus Theodorus, ST., MT – dari Kepala Bappelitbangda menjadi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga.
8. Sylvia Ratnawati Peku Djawang, SP., MM – dari Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP.
9. drg. Iien Adriany, M.Kes – dari Kepala Dinas Kesehatan menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB.
10. Drs. Kanisius H. M. Mau, M.Si – dari Kepala Dinas Sosial menjadi Kepala Badan Kepegawaian Daerah.
11. Noldy Hosea Pellokila, S.Sos., MM – dari Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjadi Kepala Badan Kesbangpol.
12. Yosef Rasi, S.Sos., M.Si – dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
13. Drs. Doris Alexander Rihi, M.Si – dari Kepala Biro Pemerintahan menjadi Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
14. Frederik Christian Purwanto Koenunu, ST., MH – dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika menjadi Kepala Dinas Perhubungan.
15. Sulastri H. I. Rasyid, S.Pi., M.Si – dari Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
16. Prisila Q. Parera, SE – dari Kepala Biro Administrasi Pimpinan menjadi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.
17. Viktorius Manek, M.Si – dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menjadi Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral.
18. Drs. Ady E. Mandala, M.Si – dari Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
19. Rosye Maria Hedwine, ST., M.Si – dari Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral menjadi Kepala Dinas Sosial.
20. Mahadin Sibarani, ST – dari Kepala Dinas Perhubungan menjadi Kepala Pelaksana BPBD.
21. Drs. Alexander Berthianus Koroh, MPM – dari Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
22. Djoese Selestino Martins Naibuti, S.Pt., M.Si – dari Kepala Biro Organisasi menjadi Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa.
23. Adelino Da Cruz Soares, A.KS., M.PSSp – dari Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa menjadi Kepala Biro Organisasi.
12 Pejabat yang Dikukuhkan (Tetap Menjabat) :
1. Dr. Drs. Zet Libing, M.Si – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
2. Ir. Maksi Yaen Erich Nenabu, MT – Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah.
3. Ambrosius Kodo, S.Sos – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
4. Drs. Petrus Seran Tahuk – Staf Ahli Gubernur Bidang Politik dan Pemerintahan.
5. Benyamin Nahak, ST, MT – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
6. Joaz Bily Oemboe Wanda, SP – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
7. Drs. Benhard Menoh, MT – Kepala Badan Keuangan Daerah.
8. Alfonsius Watu Raka, SE, MM – Sekretaris DPRD Provinsi NTT.
9. Drs. Yohan A. Bunmo Loban, M.Si – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.
10. Agustinus R. Sigasare, ST – Kepala Biro Umum Setda Provinsi NTT.
11. Selfi Handrayani Nange, S.Sos., M.Si., M.Pub.Pol – Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan.
12. dr. Stefanus Dhe Soka – Direktur RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang.
(*Rocky).












