Tabloidbnn.info, Palangkaraya, Untuk mendukung asta cita presiden Prabowo Subianto, Gubernur Kalteng H.Agustiar Sabran menghibahkan 20 Ha tanah pribadinya untuk sekolah Garuda.
Gubernur mengatakan, ini adalah bentuk dukungan kami terhadap program Bapak presiden RI Prabowo Subianto, dalam memperkuat kualitas pendidikan, dan untuk menyiapkan generasi penerus bangsa, Senin 9/3/2026.
Langkah ini menjadi bentuk nyata dukungan kami, maupun pemprov Kalteng terhadap Asta Cita program prioritas presiden, dalam memperkuat bidang pendidikan dan akan mencetak generasi muda Indonesia yang berdaya saing global, terang Agustiar sapaan akrabnya orang no satu di Bumi Tambung Bungai ini.
Ia juga menegaskan komitmen mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), dan program strategis nasional, dan ini merupakan bagian dari upaya daerah Kalteng untuk selaras dengan visi presiden Prabowo, dalam membangun SDM yang unggul, sebagai kekuatan utama kemajuan bangsa, ungkap Agustiar.

Dikesempatan lain, Plt. Kadis Pendidikan (Disdik) Kalteng, Muhamad Reza Prabowo mengatakan bahwa, sekolah garuda ini lokasinya di Kotawaringin Barat (Kobar), yang dinilai sangat strategis, baik dari sisi aksesibilitas maupun stabilitas wilayah.
Sebagai informasi, bupati Kobar Hj. Nurhidayah berharap, sekolah Garuda bisa dibangun di Kotawaringin Barat, hal tersebut ia sampaikan ketika berdiskusi dengan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek) RI, pada saat melakukan kunjungan kerja ke Kobar, beberapa waktu lalu.
Kobar memiliki banyak potensi Sumber Daya Manusia (SDM) kami berharap sekolah Garuda dapat dibangun di Kobar ini, untuk membuka peluang bagi putra putri daerah, agar dapat mengenyam pendidikan berkualitas, sehingga mampu lebih bersaing dengan daerah lain, ungkap Nurhidayah.
Sementara itu Satela Christie menegaskan bahwa, program sekolah Garuda ini merupakan visi dan amanah langsung dari Bapak presiden RI H. Prabowo Subianto, dan program ini dirancang sebagai sekolah unggulan yang akan memberikan akses kepada putra putri terbaik bangsa, agar memperoleh pendidikan terbaik sejak jenjang SMA.
Presiden inggin membangun Generasi unggul, di bidang sains dan teknologi. Kenapa dimulai dari tingkat SMA, karena ini menjadi tahap persiapan penting agar anak didik kita, siap menembus universitas-universitas terbaik Dunia, tutup Stela.












